[FREELANCE] The Flame – “Stranger?” (Chapter 2)

Title : The Flame

Author : BlackPearlS

Genre : Fantasy, Friendship

Main Cast :

–         Park Chanyeol

–         Oh Sehun

–         Krystal Jung

–         Choi Sulli

Sub Cast :

–         Wu Yi Fan     a.k.a     Kris

–         Byun Baekhyun

–         BoA Kwon

–         Find out more J

Disclaimer :

            Member EXO milik tuhan kecuali Sehun*plakk cerita 150% milik saya *halah

Notes :

            Annyeong ^^ *tebarbias gimana, Chap 1 gaje nya tak terkalahkan? Haha, mianhae. Coba baca chap ini, lebih gaje kah? Atau gaje nya berkurang? Semoga berkurang heheh^^’

Okehh, notes saya yang kepanjangan cuma bakal bikin FF ini makin belepotan^^’ so, just sit back, and enjoy~

—–The Flame—–

 

 

 

 

 

Author PoV

 

 

 

 

 

Chanyeol menghempaskan dirinya ke kasur. Baru saja tiba di Korea tadi pagi, pikirannya sudah sangat kacau. Maksud Chanyeol untuk pulang ke Korea adalah untuk membalas dendamnya 5 tahun lalu. kali ini Chanyeol terlalu lelah untuk memikirkannya, tapi tetap saja, hal itu tidak bisa hilang dari pikirannya.

“aigooo, bagaimana aku bisa hidup kalau begini terus” Chanyeol memegangi kepalanya yang pusing. Mungkin karena terlalu lelah

tanpa Chanyeol sadari, Kris sudah berdiri tepat di depan pintu kamarnya. “masih memikirkan dendam-mu itu?” Tanya Kris dengan wajah datar. Seperti biasa

Chanyeol menarik napas berat “ne” jawabnya singkat. Kris menaikan sebelah alisnya. Tidak biasanya Chanyeol terlihat begitu lelah. Kris mengerti apa yang dirasakan Chanyeol saat kedua orang tuanya dibunuh.

“so, kau sudah memikirkannya matang-matang?” Tanya Kris sambil melipat kedua tangannya di depan dada. “belum, masih setengah matang, tapi aku cukup yakin untuk melakukannya hyung” jawab Chanyeol lemas

“kau tidak harus melakukannya Chanyeol-ah” nada bicara Kris lebih serius kali ini. Membuat Chanyeol bangkit “wae? Kau tidak merasakan…” belum selesai Chanyeol dengan kata-katanya, Kris sudah memotongnya lebih dulu.

“aku tahu bagaimana rasanya” ujar Kris singkat. “bahkan aku telah merasakannya saat usiaku masih sangat kecil” Chanyeol terdiam.

“orang tua-mu…” Chanyeol ragu-ragu mengeluarkan pertanyaannya. “ne, orang tua-ku dibunuh saat aku masih kecil” raut wajah Kris berubah drastis. Sangat sulit bagi Kris untuk melupakan kejadian yang menurutnya sangat menyedihkan

“mianhae…” Chanyeol menundukan kepalanya. “tapi kenapa hyung baru mengatakannya sekarang?”

Chanyeol sudah mengenal Kris cukup lama. Mereka sangat dekat, bahkan memiliki ‘kelebihan’ yang sama, Flame Power. Tapi selama ini Chanyeol mengira orang tua Kris masih hidup, hanya saja tidak pernah bertemu dengannya.

“aku hanya tidak mau terlalu banyak membahas tentang orang tua-ku dulu… tapi sekarang tidak apa-apa” jawab Kris terlihat tenang, namun dalam hatinya ia menangis mengingat kejadian yang tidak akan pernah dilupakannya

flashback

 

Seperti biasanya, Kris bermain bersama teman-temannya di lapang dekat rumahnya. Kris terlihat begitu ceria, bahkan kadang terlihat yang paling ceria di antara teman-temannya.

 

“aku lelah Baekhyun-ah” Kris duduk di bawah pohon rindang diikuti oleh Baekhyun. “ne, aku juga”

 

tanpa disadari, ‘kelebihan’ Kris menunjukan dirinya dengan sendirinya. Sebuah api tampak muncul di telapak tangan milik Kris. Kris yang tidak mengetahui apa-apa terlonjak kaget. “aaa!!! Apa itu?!” teriak Baekhyun

 

“molla!” Kris tampak panic, namun dua detik kemudian api itu menghilang dengan sendirinya. “fiuhhh, aku pikir tanganku akan terbakar” Kris memandangi telapak tangannya dengan wajah polos. Kris masih berusia 7 tahun dan orang tuanya belum memberitahunya tentang kelebihannya itu, menurut mereka Kris masih terlalu muda.

 

“KRIS! ADA YANG MENCARIMU!” Kris dan Baekhyun menoleh kea rah sumber suara. Kris mengangguk kemudian beranjak pergi “sepertinya aku pulang dulu Baekhyun-ah, kita main lagi lain kali” Baekhyun membalas dengan senyum lebar nya, manis.

 

“ahjusshi…” Kris tampak kaget melihat adik dari appa nya menjemputnya dengan tiba-tiba. “Wu Yi Fan, kau semakin tampan” ahjusshi itu mengacak pelan rambut Kris sambil tersenyum, namun senyum nya berbeda di mata Kris ‘ada yang salah’ pikirnya

 

“ada apa ahjusshi?” ahjusshi itu menundukan kepalanya, tidak bisa menjelaskannya pada Kris, tidak mau melihat keponakannya itu menangis. “kajja, kita beli es krim” Kris menggeleng

 

“ada apa?” ahjusshi itu menarik napas berat. “kalau begitu kita pulang, ne?” Kris mengangguk

 

 

 

—xxx—

 

 

 

“mana eomma?” Tanya Kris yang masih berlari-lari mengitari rumahnya mencari eommanya. “itu yang mau ahjusshi bicarakan” raut wajah Kris berubah seketika.

 

“ne, ada apa?” Tanya Kris untuk yang ke sekian kali nya hari ini. Ahjusshi itu mearik napas berat kemudian mengajak Kris menuju ruang kerja appa Kris.

 

Kris menangis sekeras mungkin “wae? Siapa yang melakukannya?! hiks, ini tidak mungkin terjadi! hiks” ahjusshi tadi menundukan kepalanya. Ia juga sangat sedih melihat hyung nya yang berbaring tanpa nyawa  di rumah nya sendiri

 

Ahjusshi itu memeluk Kris, tak peduli bajunya yang dipastikan akan basah akibat air mata Kris. “mulai sekarang Wu Fan tinggal bersama ahjusshi, ne?”

 

Flashback end

 

 

“tapi siapa?” Chanyeol masih penasaran membuat Kris harus menjawab segala pertanyaannya. “molla, tapi ahjusshi bilang… yang melakukannya adalah salah satu pemilik Water Power” Kris menjawab dengan tenang.

“kau tidak memiliki dendam?” sekali lagi Chanyeol bertanya. Untung Kris tidak dalam badmood untuk menjawab. “tidak. Jika aku memiliki dendam, itu hanya akan menyiksaku” jawab Kris

“ah, ne…”

Author PoV END

 

 

 

—The Flame—

 

 

 

Sehun PoV

 

 

 

 

 

Ya, peperangan antara aku dan Krystal tadi begitu melelahkan. Aku hampir tidak bisa berbicara sekarang karena suaraku sudah habis untuk meneriaki nya -_-‘

“drrttt…drrttt…”

 

yak, yak! Sejak kapan aku menyimpan ponsel-ku di kantong? Kenapa pula harus aku gunakan vibrating alert? -_-‘

from : Sulli

 

sehun oppa, wanna come? Aku dan Krystal akan mengerjakan tugas kelompok kita

 

 

 

“seriously, aku butuh lebih banyak teman lelaki” gumamku. Memang, aku butuh teman lelaki selain Kai, teman dekat ku yang memiliki kelebihan ‘Teleportation’.

To : Sulli

 

Tidak usah, dan jujur saja, aku butuh lebih banyak teman lelaki -_-

 

 

 

From : Sulli

 

Ok, well good luck😀 mungkin Taemin oppa bisa menjadi temanmu? J

 

 

 

Taemin? Ah, ne. Taemin hyung, namja yang mirip dengan Kai. Tapi aku masih bingung apa yang membuat mereka mirip. Wajahnya benar-benar berbeda menurutku -_-

“Sehun-ah” Kai tiba-tiba ada di belakangku. Yak! Kelebihan teleportation nya itu bisa membuatku mati karena kaget!!

“AAAA!! SEJAK KAPAN KAU DI SITU?!” teriak ku histeris. Jujur saja aku sudah kaget setengah mati. Aih, orang ini -_-

“hmmm, satu atau dua detik yang lalu…” jawabnya dengan entengnya. Membuatku ingin sekali menjitak kepalanya. Dan ya, jitakan ku mendarat mulus dikepalanya. “hey, untuk apa itu?”

“untuk ulah mu yang membuat ku hampir mati” Kai memegangi kepalanya yang baru saja dijitak. Hey, itu tidak separah saat kau mengagetkanku -_-

“hey, sebaiknya kau membantu sahabatmu itu” wajahnya terlihat lebih serius. “eh? Membantu apa?” Tanya-ku dengan wajah polosku yang imut ini *plakk

“Chanyeol” jawabnya singkat. Sepertinya aku pernah mendengar nama itu, tapi dimana? Dan kapan? “maksudnya?” Kai menarik napas berat.

“kau tidak tahu masalah sahabatmu sendiri?” tanyanya, right! Betapa bodohnya aku! Aku hanya menggeleng

“well, where do I start? Hmmm… okay, dulu Chanyeol, Park Chanyeol cukup dekat dengan Krystal. Sangat dekat bahkan. Tapi hubungan mereka berubah drastis saat orang tua Chanyeol dibunuh dan Chanyeol mengira ayah Krystal adalah pelakunya”

mungkin Kai sudah menjelaskan cukup informasi, tapi aku masih belum mengerti sepenuhnya masalah ini. “jadi?” Tanya ku. Aku yakin kali ini wajah ku terlihat sangat bodoh

“dia ingin membalas dendamnya. Bahkan setelah 5 tahun tinggal di US, dia pulang ke sini, Korea, untuk membalas dendamnya pada Krystal.” Deg! Apa itu berarti Chanyeol ingin membunuh Krystal? Tapi tidak mungkin. Aku yakin Kai sedang melihat wajahku yang ketakutan sekarang ini.

Kai menatapku aneh “wae? Kau terlihat aneh”

“YAK! SESEORANG INGIN MEMBUNUH TEMAN DEKAT KU DAN KAU MENANYAKAN HAL SEBODOH ITU?!”

“aigoo, mianhaeyo…”

jujur saja kali ini aku frustasi. Aku tau teman dekatku sedang dalam bahaya, tapi bagaimana aku membantunya? Mungkin kami sering bertengkar, tapi tetap saja, dia teman ku.

Sehun PoV END

 

 

 

—The Flame—

 

 

 

Krystal PoV

 

 

 

 

 

Kali ini aku dan Sulli mengerjakan tugas kelompok kami. Tadinya Sulli sudah hampir menyelesaikan bagiannya, tapi “wind power” miliknya menerbangkan lembaran-lembaran tugas kami entah kemana -_-

“Sulli-ya” ucap ku memecah keheningan.

Sulli mendongakan kepalanya “ne?” aku menarik napas berat.

“menurutmu aku salah?” Tanya ku ragu-ragu. Ya tuhan mengapa aku menanyakan hal ini? “eh?” Sulli tampak kebingungan. Mungkin dia sudah terlalu focus pada tugas yang mengerikan itu -_-

“apa menurutmu aku salah dan pantas menerima balasan darinya?” Tanya ku lemas. Entah apa yang membuatku menanyakan hal ini. “maksudmu Chanyeol?” Tanya Sulli sambil meletakan laptop yang sedari tadi ia gunakan. Aku mengangguk

Sulli menarik napas berat “entahlah, aku tidak tau apa-apa. Tolong jelaskan sedikit masalah mu ini.” Ah, benar. Selama ini Sulli hanya mengetahui bahwa aku memiliki masalah dengan Chanyeol. Masalah yang cukup besar. Dan ia tau kalau aku tidak aman. Tetapi selama ini Sulli tidak tahu masalah ini lebih jelas.

“arraseo, akan ku jelaskan” aku membenarkan posisi duduk-ku diikuti Sulli yang baru saja mengambil hot chocolate nya. Seperti akan bergosip saja -_-

“Chanyeol oppa…” entah mengapa menyebutkan nama itu sulit bagi ku. Aku melirik Sulli, matanya melebar sudah dipastikan dia tidak sabar mendengar penjelasan ini.

Aku menundukan kepalaku “Chanyeol oppa… dulu adalah namjachingu ku” ucap ku jujur. Sulli tampak tidak percaya “jinjja? Lalu apa yang terjadi? cepat katakan!”

“aish, kau ini…

“well, mungkin dia pernah menjadi namjachinguku selama… emmm, mungkin 11 bulan…” Sulli semakin membulatkan matanya. Hey, hati-hati matamu lepas Sulli -_-

“tapi hubungan kami seperti menghilang begitu saja saat… orang tua Chanyeol terbunuh. Ah, lebih tepatnya dibunuh” Sulli yang baru saja menyesap hot chocolate nya tiba-tiba menyemburkannya. Hello, ini bukan film Sulli-ya -_-

“lalu?” yeoja ini, penasaran sekali

“dia mengira kalau appa ku lah yang melakukannya. tapi appa ku tidak pernah membunuh selama hidupnya. Mungkin appa pernah berniat, dan Chanyeol tau itu tetapi aku langsung melarang appa ku untuk melakukan hal itu. Tetapi sepertinya Chanyeol berpikir kalau aku tidak berhasil menghalangi appa ku dan appa ku lah yang membunuh orang tua nya”

jelas ku panjang lebar. Entah Sulli mengerti atau tidak. “tapi kenapa appa mu memiliki niat seperti itu? Orang tua kalian memiliki masalah?” Tanya Sulli. Sebetulnya itu adalah pertanyaan yang sama dengan pertanyaan ku selama ini.

“molla. Appa bilang aku masih terlalau muda untuk mengerti masalah itu jadi sampai sekarang ini aku masih buta akan itu”

Sulli mengangguk mengerti “ne, arraseo”

“jadi apa menurutmu aku pantas mendapatkan balas dendam dari nya?”

“wait, ayah mu bukan yang melakukannya kan?”

“bukan”

“kalau begitu kau sama sekali tidak pantas mendapatkannya. Lagi pula apa yang membuat Chanyeol begitu yakin kalau appa mu pelakunya?”

“setelah dibunuh, mayatnya dibekukan. Tentu saja Chanyeol mengira appa ku pelakunya karena keluarga ku memiliki frost power”

Sulli menaikan sebelah alisnya “kalau begitu kau hanya harus menunjukannya kalau appa mu tidak bersalah. Jika kau tidak mau melakukan kekerasan atau menggunakan power mu untuk mengalahkannya” terdengar mudah, tapi kenyataan nya sangat sulit

“aku sudah mencoba mati-matian. Dia tetap tidak akan percaya”

“coba lebih keras”

aku menarik napas berat “arraseo, akan ku coba”

Krystal PoV END

 

 

 

—The Flame—

 

 

 

Sulli PoV

 

 

 

 

 

“Chanyeol? Namjachingu Krystal? Kenapa dia tidak pernah bercerita kalau dia pernah memiliki namjachingu?” gumamku diperjalanan pulang. Dan mengapa appa Krystal pernah memiliki niat untuk membunuh orang tua Chanyeol?

Mungkin Krystal dan Chanyeol berpisah sebelum aku mengenal Krystal. Dan yang aku tahu selama ini adalah Krystal memiliki masalah dengan Chanyeol dan aku hanya melihat wajah Chanyeol dari foto yang dia tunjukan.

Masalah ini sukses membuat ku gila! Walaupun ini bukan masalahku, tetap saja karena Krystal adalah sahabatku dan dia sudah sangat membantu selama ini.

Aku menundukan kepalaku, bingung. Apa yang harus aku lakukan? Nyawa sahabatku sedang dalam bahanya. Padahal dia tidak bersalah sama sekali. Siapa yang tega membunuh orang tua Chanyeol dan membuat Krystal berada dalam masalah ini?

BUUKK

 

Aku mendongakkan kepalaku saat dengan tidak sengaja menabrak sesorang karena lamunanku.

“sehun?” namja itu mengangguk pelan dengan wajah polosnya. “mianhae” apa pendengaranku sudah rusak? Sehun? Meminta maaf? Dia salah makan?

“err, aku yang meminta maaf karena aku melamun tadi”

“baiklah” jawabnya tanpa ekspresi. Aih, ternyata sifatnya belum berubah -_-

“waeyo?” tanyanya yang sontak membuatku mendongakan kepalaku menatap wajahnya. Sejak kapan dia menanyakan hal seperti itu? Kepalanya terbentur atau apa? Biasanya dia begitu dingin.

Aku menghela napas berat. Lebih baik aku bercerita padanya dan mungkin dia bisa memberi saran atau semacamnya walaupun sehun sering bertingkah kekanak-kanakan

“errr… kau tau kalau Krystal pernah memiliki namjachingu?” sehun tersedak. Sudah kuduga

“mwo?! Siapa?

“Chanyeol, Park Chanyeol.” Sehun tersedak lebih hebat *apaini

“MWO?!”

“kau mengenalnya?” sehun menggeleng cepat

“bukankah Chanyeol itu orang yang ingin membalas dendam pada Krystal?” sehun membulatkan matanya

“kau tau hal itu? Sejak kapan?”

“oh, tadi Kai menceritakannya.” Kai? Apa hubungan Krystal dan Kai? Bagaimana aku tidak mengenal sahabtku sendiri?

“menurutmu apa yang harus kita lakukan?”

“untuk apa? Tanyanya dengan wajah polos, terlalu polos. Dan tanganku refleks menjitak kepalanya. “untuk membantunya bodoh!”

Sehun mengusap kepalanya. Berlebihan, jitakanku tadi sangat pelan. “jadi menurutmu apa yang harus kita lakukan? Untuk membantunya?” Sehun tampak berpikir, mungkin ia sedang memikirkan ice cream atau apalah yang tidak masuk akal -_-

“hmm, molla. Lagipula Chanyeol tidak mungkin melakukan hal yang begitu buruk pada yeojachingunya, mantan yeojachingu maksudku” ya, mungkin perkataan Sehun tadi ada benarnya. Tapi aku tetap tidak bisa tenang

“ah, benar.”

Hening…

Sehun hanya memainkan kuku nya *apaini

“lebih baik aku pulang daripada mati kedinginan disini” aku pergi meninggalkan Sehun begitu juga Sehun. Pikiranku kali ini kacau, sangat kacau. Antara bingung, takut, dan juga penasaran.

Sulli PoV END

 

 

 

—The Flame—

 

 

 

Chanyeol PoV

 

 

 

 

 

Aku menyesap Americano ku sambil memandang keluar jendela coffee shop ini, coffee shop yang selalu aku kunjungi termasuk saat aku ada masalah dan menenangkan diri di sini.

Aku masih belum percaya orang tua Kris dibunuh saat ia masih sangat kecil dan Kris tidak memiliki dendam sama sekali. Aku tau Kris sangat menyeyangi orang tuanya, dan bagaimana bisa dia terlihat begitu tenang sekarang? Bahkan tidak berniat untuk membalas pelakunya, tidak sepertiku?

Tapi yang menurutku aneh dan membuatku sedikit ragu adalah, Boa noona dan Kris hyung sama-sama menyarankan untuk memikirkannya lagi. Wae? Mereka bekerja sama untuk melindungi Krystal? Atau apa? Jujur hal ini membuatku bingung setengah mati. Tapi sebenarnya, satu hal yang tidak satu orang pun tau, bahkan Baekhyun sahabatku sendiri, dari awal pun aku tidak tega melihat Krystal yang terlihat begitu menderita karena “balas dendam” ku.

“hey, hey” terlihat Baekhyun datang menghampiriku sambil melambaikan tangannya.

“hey” jawabku sambil tersenyum kecut. Baekhyun terlihat bingung “wae? Ada masalah? Ceritakan padaku” aku mendesah berat

“ani, tidak ada apa-apa” bodoh. Baekhyun pasti tau kalau aku memiliki masalah, aku tidak bisa berbohong pada temanku yang satu ini. “oh, ayolah… ceritakan!” desak Baekhyun

“hhhh… Krystal.” Baekhyun membulatkan matanya “wae? Kau menyukainya lagi?” pertanyaan itu sukses membuat tanganku melayang dan menjitak kepalanya. “appo” Baekhyun mengusap kepalanya.

“aniyo. Apa kau pikir selama ini aku salah?” Baekhyun menatapku bingung. Aih, orang ini sebenarnya mengerti tidak sih? -_- “salah apa?” orang ini ingin dijitak rupanya.

Aku menghela napas, berusaha tenang. “eerrr, aku belum pernah mengatakan ini pada siapa pun sebelumnya, tapi… entah mengapa aku pikir aku mendendam pada orang yang salah” aku menggaruk tengkuk ku. Baekhyun mengangguk mengerti

“ah, benar. Aku memang berniat membahas ini denganmu setelah membeli kopi disini.” Baekhyun berdiri. Hey, bukankah ingin membahas masalah ini?

“hey hey, mau kemana?”

“aku beli kopi dulu lalu aku jelaskan”

“aih, arraseo”

 

5 minutes later…

 

“lama sekali” protesku sambil menyilangkan tanganku di depan dada. “mianhae, aku bingung mau pesan apa heheh” aih -_-

“jadi?” tanyaku. Baekhyun menaikan sebelah alisnya. Jangan bilang kau lupa atau aku akan melemparmu seperti permainan angry birds! Atau mungkin angry birds space *apaini

“ah, ya” Baekhyun duduk didepanku dan ekspresinya berubah menjadi serius.

“kau memang mendendam orang yang salah.” Baekhyun menggaruk kepalanya yang aku yakin tidak gatal. “sudah kuduga”

aku menghela napas berat. “apa lagi yang kau tau?

“pelakunya juga membunuh orang tua emm, siapa namanya? Wu Yi Fan? Ya, dia juga membunuh orang tua Wu Yi Fan” jawabannya sukses membuatku tersedak. Bukankan orang tua ku dibunuh oleh pemilik frost power sedangkan orang tua Kris, water power?

—–T O B E C O N T I N U E—–

 

 

 

yak! Chapter 2 selesai! Gimana? Gaje? Typo meraja lela? Hahaha, maklum, otak saya juga gaje^^’

dan karena banyak yang bilang kalau Chap sebelumnya terlalu pendek, tada~ Chapter ini berisi 2433 words (kalo ga salah), pendek memang, tapi lumayan lah, lebih panjang dari Chap sebelumnya. Mian FF saya selalu pendek karena kadang otak saya gamau ngasih cerita yang bagus T.T’

love and support sangat diharapkan. Dan juga advice~ gamsa yang udah baca FF belepotan ini dan ga lupa gamsa buat mimin yang mau nge-post FF ancur ini ♥

24 thoughts on “[FREELANCE] The Flame – “Stranger?” (Chapter 2)

Leave a comment ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s