[FREELANCE] Beautiful Target (Chapter 1)

Judul : Beautiful Target 

Author : @ghinaga

Main Cast : Park Chan Yeol (Exo-K), Lee Hae Yoon (OC)

Support Cast : All member Exo-K

Length : Multi-Chapter

Genre : Romance, Friendship

Rating : Teen

Note : Annyeonghaseyo yeorobun !!! haduh, ini pertama kalinya nulis ff. O, ya ini murni ff buatan aku, jadi tolong jangan di copas.. Selamat membaca readers !! ^^

 

Kehidupan sebagai entertainer, itulah yang sedang dijalani member Exo. Kali ini pihak manajemen mereka telah menentukan kapan mereka akan comeback. Dan selagi menunggu saat itu, mereka telah menerima beberapa iklan dan mini drama.

Manager : “sudah baca scriptnya ?”

Yeol : mengangguk

Bacon : “aku tidak yakin dengan drama ini..”

Manager : “kenapa ? apa sutradaranya ??”

Bacon : mengangguk

Manager : “ayolah.. walau dia masih muda, bahkan umurnya dibawah kalian, tapi dia memiliki bakat. Sudah banyak drama-drama terkenal yang dia sutradarai.”

Kai, Suho, dan Sehun datang. Mereka pun duduk di sofa yang masih kosong.

Suho : “apa tentang mini drama ??”

Manager : “bagaimana denganmu ? sudah baca ceritanya ?”

Suho : “ya. Ceritanya lumayan menarik. Karakternya juga menampilkan keseharian kita secara natural.”

Sehun : “ngomong-ngomong, kapan kita mulai syuting ??”

Manager : “lusa kalian akan mulai. O, ya. Ini hanya mini drama 3 episode, jadi kalian tidak perlu khawatir tentang jadwal manggung kalian. Pengambilan gambar dan lain-lain tidak akan mencapai 1 bulan. Paling lama—kalau akting kalian baik, hanya 2 atau 3 minggu.”

Kai : “lama juga..”

Sehun : “tidak selama trainee-mu hyung..”

Kai : 7_7

*

Hari pertama syuting..

Anak-anak Exo turun dari van mereka. Mata mereka mulai meneliti setiap set di lokasi outdoor itu.

Seorang crew menghampiri mereka. Itu asisten sutradara. Dia menggiring anak-anak Exo menuju ruang ganti, sekaligus memperkenalkan mereka kepada seluruh crew.

Asisten sutradara, atau panggil saja Pak Jang, berjalan didepan anak-anak exo sambil memegang papan jalan yang berisi naskah hari ini. Dari balik orang-orang yang bersliweran kesana-kemari mempersiapkan set, tampak seorang yeoja berambut hitam medium yang mengenakan jaket berwarna biru.

Anak-anak Exo sudah mengira kalau yeoja itu adalah sutradara untuk mini drama mereka, Lee Hae Yoon.

Pak Jang memanggil Hae Yoon. Hae Yoon yang sedang menjelaskan set pada beberapa crew yang sedang mengatur property segera menoleh. Lalu, kembali menjelaskan dan segera menyuruh crew itu untuk menyelesaikannya.

Hae Yoon menghampiri anak-anak exo itu. Kaki jenjangnya terlihat karena dia mengenakan celana pendek, dipadukan dengan kaos putih dan sneakers berwarna sama, serta topi yang menutupi rambutnya membuat kesan kasual dan berkarisma.

Anak-anak Exo sudah bersiap memberi hormat atau salam perkenalan pertama pada Hae Yoon. Hae Yoon melepaskan topinya. Terlihat wajahnya yang manis, ia menghiasi wajahnya dengan senyuman membuat lesung pipi tampak jelas diwajahnya.

Exo : “apa kabar ? kami exo..”

Hae Yoon : tersenyum. “jadi, kalian. Aku mohon bantuannya. Ini mini drama pertamaku yang peran utamanya member boyband dan peran yang akan dimainkan juga karakter mereka sehari-hari.”

Suho : “benarkah ? O, Ya. Kami akan mulai perkenalkan diri. Aku Suho, leader exo-k”

Sehun : “aku Sehun, maknae exo-k.”

Kai : “face of group exo-k. Kim Jong In, Kai.”

D.O : “bisa dibilang aku umma bagi mereka. Aku D.O”

Chan Yeol : “lead rapper. Park Chan Yeol.”

Baek Hyun : “aku Baek Hyun..”

Hae Yoon : “ah, baiklah. Aku Lee Hae Yoon, seorang sutradara muda yang masih harus banyak belajar. O, ya. Bagaimana aku harus memanggil kalian ??”

Suho : “maaf ?”

Hae Yoon : “ya. Aku sudah mendengar cerita tentang kalian. Aku ini lebih muda dari kalian, tapi bisa dibilang keadaan kita cukup sulit untuk bicara formal. Disini aku adalah sutradara. Jadi, kalian mau bagaimana ??”

Kai : “tahun lahir ?”

Hae Yoon : “1994.”

Kai, Sehun : “kita seumuran.” Kai dan Sehun saling memandang aneh.

Hae Yoon : “ benarkah ? bagus. Mungkin kita bisa bicara informal saja.”

D.O : “bagaimana dengan memanggil ?”

Hae Yoon : “hem.. dalam pekerjaan aku selalu bersikap professional. Jadi, bagaimana saat kita di lokasi kalian tetap memanggilku, sutradara ?”

Suho : “dan diluar pekerjaan memanggil nama ?”

Hae Yoon : “yaa.. bagaimana pun juga, aku adalah dongsaeng kalian. Hehe.”

Exo : “baiklah, sutradara Lee.”

Hae Yoon : “oke.” Hae Yoon mengubah nada suaranya menjadi lebih berwibawa. “sekarang Pak Jang, tolong kenalkan mereka pada semua crew lalu persiapkan mereka untuk sin pertama. Aku akan kembali ke pekerjaanku.”

Hae Yoon pun pergi, kembali ke pekerjaannya. Sedangkan anak-anak Exo-k diantar Pak Jang berkeliling dan berkenalan dengan para crew.

**

Beberapa hari kemudian..

Baek Hyun : “apa pendapatmu ?”

Yeol : “apanya ??”

Baek Hyun : “Hae Yoon. Eh, sutradara Lee..”

Yeol : “ya.. dia karismatik, berwibawa, dan terlihat professional. Aku suka gayanya saat bekerja. Dia selalu membimbingku, itu sangat menyenangkan.”

Baek Hyun : menepuk dahinya. “ bukan itu ! pandang dia dengan hati, pandang dia sebagai yeoja bukan sutradara.”

Yeol : terdiam, berpikir sejenak. “hem.. dia cantik. Wajahnya manis. Dia cukup tinggi, yaa karena tanpa heels dia sebahuku.”

Baek Hyun : “ayolah.. dia yeoja yang sempurna kan ?? haahh.. andai kita diberi izin. Mungkin aku sudah menyatakan perasaanku padanya.”

Yeol terdiam, bacon lagi curhat padanya kalau dia menyukai Hae Yoon ?? lalu, bagaimana dengan dirinya ?

Baek Hyun : “tapi..”

Yeol : “apa ?”

Baek Hyun : “kemarin. Ada namja yang berpostur tubuh tinggi, berkarisma, memiliki postur tubuh dan wajah ala model professional. Dan aku dengar dia adalah kapten tim basket disekolahnya.”

Yeol : “lalu ? apa hubungannya ??”

Baek Hyun : “kau ini ?! laki-laki itu menemui Hae Yoon pada jam istirahat. Kalau, aku dibandingkan dengan dia.. tinggi badan kami berbeda jauh. Dia terlihat lebih dewasa, sedangkan aku ? wajah anak 13 tahun *tapi aku bangga dengan itu*, selain itu dia lebih berkarisma.. dan tampaknya Hae Yoon juga menyukainya.”

Yeol : bergumam. ‘hancur sudah harapanku.. T^T’

Baek Hyun : “Yeol ! dengar tidak ???”

Yeol : “apa ?!”

Baek Hyun : “daritadi aku bicara panjang lebar dan kau tak mendengar ?? huh !”

Yeol : “maaf-maaf.”

Seseorang membuka pintu kamar mereka. Ternyata Suho menyuruh mereka segera bersiap dan pergi ke lokasi.

***

Sudah sekitar satu minggu mereka syuting. Dan sudah banyak adegan-adegan yang mereka lakukan. Hae Yoon membimbing mereka dengan baik. Akting mereka terlihat natural, seperti keseharian mereka.

Tunggu, ada apa ini ?? kenapa aktingnya buruk sekali ??

Sudah keenam kalinya adegan ini diulang, karena Chan Yeol tidak bisa mengekspresikan perasaan yang diharapkan dari adegan ini.

Merasa ini akan sulit jika terus dipaksakan, Hae Yoon menghentikan syuting. Ia menyuruh break beberapa menit. Crew-crew lain menyiapkan set lain. Sedang, Chan Yeol meraih botol air mineral yang ada dimeja lalu meminumnya. Hae Yoon menghampirinya.

Merasakan tatapan Hae Yoon yang agak tajam, Chan Yeol menaruh botol air itu. Lalu, menunggu pertanyaan yang akan dilontarkan Hae Yoon untuknya.

“ada apa denganmu ?” tanya Hae Yoon, nada bicaranya sangat berwibawa dan menunjukan profesionalitasnya dalam bekerja.

“apanya ??” jawab Chan Yeol dengan datar.

“bisakah kau hanya menjawab pertanyaanku ? bukan malah balik bertanya padaku ?”

Chan Yeol menghela napasnya, seolah sedang mengumpulkan kekuatannya. “hari ini aku sedang tidak fokus.”

“itu bukan jawaban yang ku inginkan. Tapi, ya sudahlah. Kenapa ? apa yang terjadi padamu ??”

“..sekarang kau siapa ? Hae Yoon atau Sutradara Lee ?”

“aku temanmu. Jadi, ceritakan apa alasanmu hingga hari ini kau tampak buruk.”

“Suatu saat mungkin akan kuceritakan. Tapi, tidak saat ini.”

Hae Yoon menatap Chan Yeol. Sesuatu jelas sedang Yeol pikirkan. Tapi, Hae Yoon tak tahu apa itu. Ia berpikir untuk mencairkan suasana, mungkin dengan begitu mood-nya akan kembali, dan berakting lebih baik dari pengambilan tadi.

“kau butuh pelatihan, Nak.” canda Hae Yoon. Yeol menatapnya dengan tanda tanya, karena kata ‘Nak’ yang ia selipkan.

“kau butuh banyak belajar akting.. apa sebelumnya kau belum pernah berkencan ? bukankah sebelum kalian debut, kalian memiliki pacar ?? harusnya kau bisa menampilkan ekspresi seperti itu saat adegan tadi.” Lanjutnya.

“kalau begitu, berikan pelatihan padaku..”

“..apa ?”

“jadilah kekasihku agar aku bisa mengekspresikan perasaan itu saat berakting.”

 

TBC..

 

One thought on “[FREELANCE] Beautiful Target (Chapter 1)

Leave a comment ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s