Heart to Heart Part I

heart-to-heart-2

 

Title : Heart To Heart

Author : Heena Park

Length : Mini Series FF

Ratting ; PG

Genre : Romance,Comedy

Poster By SUJU CHINGU

 

Main Cast :

-Kai

-Shin Heera

-Kim Hana

-Lee Taemin

 

Backsong :

-4Minute *Heart to Heart*

-Shinee *Hello*

 

Cuap-Cuap Author : Kyaa ~ Annyeong haseyo semuanya ^^. Ini Mini Series pertama saya J Huwee..Lagi-lagi di FF ini yang jadi Main Cast Heera sama Kai..Ashh..udah terlanjur suka sama nama itu sih kekek~ *abaikan* . Jadi,mohon di maklumi ya hehe

Disclaimer : FF ini adalah milik saya ! Dilarang melakukan Plagiarsm pada FF ini . Yang melakukannya , saya doakan nggak ketemu sama bias :p .

 

Don’t be a SILENT READERS

 

Don’t be a PLAGIARSM

 

 

==== >

 

 

Pagi yang riuh,seperti biasanya.Sebuah rumah bewarna abu-abu yang bersampingan dengan rumah bewarna putih itu terlihat riuh—Seorang gadis terlihat sedang berlarian kecil sambil memakan roti di mulutnya.Ia memasukkan beberapa buku dan berdandan dengan cepat.Se-cepat yang ia bisa.

Sedangkan seorang pria di samping rumahnya,sedang berdiri di balik jendela dengan tangan yang menyilang sambil mengamati gadis itu.Ia beberapa kali terlihat tersenyum kecil dan menggelengkan kepalanya.Sepertinya ia mengenal gadis itu.

Lelaki itu bernama Kai.Seorang pria tampan berkulit coklat dan rambut hitam gelap yang membuatnya tampak begitu maskulin.Percayalah padaku bahwa ia memiliki banyak sekali penggemar wanita,namun sayang—Ia tidak pernah merespon para wanita itu.

Kai berjalan keluar,namun sebelumnya ia menyahut sebuat kunci mobil di meja.Sepertinya ia akan pergi.Lelaki itu berjalan membuka gerbang,lalu kembali dan masuk ke dalam mobil.Ia masukkan kuncinya lalu memutarnya hingga mesin menyala.Perlahan,roda mulai berputar dan ia mulai mengeluarkan mobil tersebut dari rumah dan berhenti sebentar untuk kembali menutup gerbang.

Ketika ia menarik gerbang rumahnya,seorang gadis keluar dari rumah yang berada di sampingnya.Gadis itu membawa sebuah tas lengan yang sepertinya berisi buku-buku.Ia menatap gadis itu,dengan tatapan yang lebih dalam daripada tadi.

Seolah mengerti bahwa Kai sedang mengamatinya,gadis itu menghela nafas panjang.Ia memalingkan wajahnya,seolah tak pernah sudi untuk membalas tatapan Kai—Apa Kai memiliki salah padanya ? Entahlah.

 

Kai POV

Gadis ini,dia sama sekali tak berubah.Masih saja dingin—Apakah aku begitu bersalah padanya ? Lagipula,bukankah ia yang memutuskan ? Kenapa seolah ia tak pernah mau untuk menatapku lagi ? Semenjijikkan itukah aku ?

Drrttt..

Tiba-tiba saja ponselku berbunyi—Siapa yang menghubungiku pagi-pagi begini ? Tumben sekali.Ah~ Ternyata Baekhyun hyung.Kenapa orang ini selalu menggangguku ? Dia pasti sedang bersana Chanyeol hyung.Kedua lelaki ini memang menyebalkan (-_-“)

“Yoboseo..” Ujarku sedikit bodoh.

“Eh,Kau Kim Jong In PABO !! Yak ! Di mana saja kau kemarin eoh ? Kau tau hari ini kita ada perform ?”

“Ah ne~ Aku ingat,diamlah aku akan segera ke sana.Lagipula,kenapa kau yang menelfonku ? Di mana Suho hyung?”

“Dia ? Dia sedang mandi,kau cepat kemari atau manager akan menggantungmu nanti”

“Arasseo..”

Perform ? Benarkah ? Benar,aku baru ingat bahwa aku sekarang sudah menjadi selebriti,sungguh.Bodoh sekali kau ini Kim Jong In.

Akhirnya aku berangkat menuju dorm EXO.Benar,tadi malam aku sedang menginap di rumah orang tua-ku dan ya,gadis yang tinggal di samping rumahku itu.Dia adalah mantan kekasihku sewaktu SMA.Ia bernama Shin Heera.Seorang gadis yang berusia setahun lebih muda dariku,sebenarnya dia gadis yang baik hanya saja dia sedikit errr…menyebalkan.

Empat puluh menit kemudian,aku telah sampai di dorm EXO.Ku lihat Sehun sedang memakai sepatu,di sampingnya terlihat Chanyeol hyung yang sedang memakai jaketnya,sepertinya mereka sudah siap berangkat.Dan aku ? Tak masalah,bukankah aku sudah tampan ? Jadi,baiklah mari kita berangkat.

“Berangkat sekarang ?” Tanyaku pada Sehun.Ia mengangguk “Ne..Oh ya hyung,kau tau di mana kita akan perform ?” Sehun balik bertanya.

Aku memiringkan kepalaku.Mana mungkin aku tahu,aku bahkan tidak mendengarkan si manager aneh itu ketika ia sedang berbicara,errr… “Ani,memang kita akan ke mana?”

“Kau sungguh tidak tahu ?” Tanyanya lagi.Sehun mendekatkan kepalanya kepadaku.Yakk Oh Sehun,kenapa dia seolah sedang meragukan perkataanku.Apakah aku harus berteriak bahwa aku tidak tahu ? PABO !

“Eh,menjauhlah..sudah ku bilang,aku tidak tahu Sehunnie..”

“Lucu sekali” Ujarnya,Sehun menyilangkan kedua tangannya.Hei,apa dia sedang mempermainkanku ? Ingin sekali aku memukul kepala si maknae nakal ini (-_-“).Tiba-tiba saja D.O hyung lewat begitu saja di antara aku dan Sehun sambil tersenyum lebar.Namun sungguh,kenapa ekspresi lelaki itu begitu aneh ? Lucu sekali.

Aku menarik tangan D.O hyung agar berdiri di sampingku “Yak,hyung..apa kau tau di mana kita akan perform?” Ujarku dengan nada sedikit aneh.Disusul dengan Sehun yang mengkerutkan keningnya.D.O hyung terkekeh pelan “Mwo ? Kau tidak tahu ? Kita akan perform di Inha University”

Aku membelalakkan mataku seolah tak percaya “Inha ?” Ujarku cepat.Hei,Kim Jong In jangan bertingkat berlebihan !

“Eh,Apakah kau lupa bahwa Universitas tersebut sedang merayakan Hari Ulang Tahunnya ? dan banyak juga artis yang di undang di sana” Sahut Suho hyung yang tiba-tiba saja datang.

Sungguh,kenapa harus Inha ? Apakah tidak ada yang lainnya ? Aku tidak bisa membayangkan ekspresi gadis itu ketika harus bertemu lagi denganku.Sungguh—

“Kai..Kai..kau tidak apa-apa?” Suara Suho hyung sambil menggoyang-goyangkan badanku,apakah aku telah melamun barusan ? Sepertinya iya.Argh~ Kenapa ini harus terjadi ? Menyebalkan.Aku tersadar dan menggeleng “Eh,aniya..aku tidak apa-apa” Jawabku

“Baiklah,kalau begitu mari kita berangkat” Kali ini D.O hyung yang angkat bicara.Sudahlah,sepertinya aku harus berangkat sekarang.Bagaimanapun ini sudah di atur,aku tidak mungkin berpura-pura sakit hanya karena ingin menghindari hal ini terjadi.

Tiga puluh menit berlalu,sepertinya kami telah sampai di gerbang kampus.Oh ayolah,lihatlah para gadis yang sedang berdesakkan hanya untuk menunggu kami.Mereka berteriak-teriak dan membawa banner,bukankah itu menyenangkan ? Lalu,di mana gadis bodoh itu ? Kenapa ia tidak ada di sini ? Aneh

sekali.

Kami tiba di dekat panggung,sebelum perform bukankah kami harus make up ? Ya benar.Ku lihat beberapa artis lain sudah berkumpul dan bersiap-siap,sepertinya acara akan segera di mulai—Namun,entah mengapa,aku masih saja mencari gadis itu.Apakah ia tidak masuk kuliah ? Bukankah tadi pagi ia sudah berangkat ?

F(x),SNSD,Super Junior,KARA,T-Ara,Shinee dan beberapa artis lain sudah perform.Sekarang giliran kami untuk perform.Chanyeol hyung menarikku untuk naik ke panggung,sungguh sebenarnya aku malas sekali,namun hei,sepertinya sambil perform aku bisa mencari gadis itu.Tentu saja jika dia sudi melihatku di atas panggung.

Kai POV END

 

Heera POV

 

“Ayolah Shin Heera,kau jangan mematung saja di sini..Kita harus melihat pertunjukkan menarik ini” Ujar Min Ah padaku.Apa dia bercanda ? Apa yang menarik ? Apakah melihat lelaki bernama Kim Jong In itu menarik ? Ku harap dia bercanda.

“Heera~ya..aishh,kau ini mengapa keras kepala sekali ? Apa aku harus merendam kepalamu agar kau sedikit melunak eoh?” Tambahnya—Aku hanya memasang wajah datar,sungguh sebenarnya aku ingin memukul anak ini.Dia benar-benar cerewet dan membuatku darah tinggi.

“Ah..ne,kau ini kenapa cerewet sekali eoh?” Akhirnya aku menyerah juga,aku bisa gila jika lama-lama mendengar ocehannya,tidak.Itu terlalu berlebihan,sepertinya menjadi bosan lebih cocok.Kang Min Ah mengajakku menerobos barisan para penonton,sungguh gadis ini.Beberapa mahasisa terlihat memandangi kami—Aku mengerti,mereka pasti merasa muak dan kesal terhadap kelakuanku dan Min Ah.

Yak anak ini,apa-apaan ini? Dia mengajakku tepat di depan panggung,dan dengan percaya dirinya ia meneriakkan nama Kai.Hei ! Apa dia sengaja ? Bagaimana-pun Min Ah tahu bahwa Kai adalah mantan kekasihku dan dia sekarang meneriakkan nama lelaki itu,apa dia berniat membuat menengok dan melihatku di sini? Kang Min Ah kau benar-benar…

Eh,Pabo ! Kenapa lelaki itu benar-benar menengok ? Yak Heera,apa yang harus kau lakukan sekarang ? Min Ah menatap puas ke arahku,dia benar-benar menyebalkan.

Sementara itu,ku lihat Kai masih menatapku namun ia tetap bernyanyi,apa dia sudah gila ? Tidak..aku harus pergi sekarang sebelum semua tahu bahwa Kai sedang menatapku—Benar.Dan jika mereka semua tahu,oh tidak..Tamat;ah riwayatku !

Aku berbalik dan berlari menerobos para mahasiswa yang sedang berdesakkan demi menonton pertunjukkan memuakkan ini.Baiklah,sekali lagi aku melihat para mahasiswa itu menatapku kesal.Tak apa,lebih baik begitu daripada aku harus mendapati bahwa Kai terus saja menatapku seperti tadi

Akhirnya,aku telah sampai di baris paling belakang.Aku membungkuk dan mengatur nafasku yang tersenggal-senggal ini.Setelah merasa lebih baik,aku kembali berdiri tegap dan berjalan menjauh dari keramaian ini.Sungguh,aku sangat tidak menyukai keramaian.

Aku berjalan menuju ke halaman belakang kampus.Duduk santai di antara lebatnya pepohonan yang tertutup salju.Sebenarnya cuaca lumayan dingin,namun karena hal tadi,aku merasa sangat gerah.

Pukk..

Aku merasa seseorang menyentuh pundakku dan itu cukup membuatku terkejut.Aku menengok dan menatap Taemin oppa sedang berdiri sambil tersenyum padaku.Dia adalah sahabatku dan Kai ketika masih di SMA,sudah lama aku tak bertemu dengannya.

“Oppa..” Ujarku,dia duduk di sampingku dan menyilangkan tangannya “Sudah lama tak bertemu denganmu,Shin Heera” Ujarnya.Aku tersenyum kecil “Ku rasa kau semakin mendunia saja”

Dia tertawa “Benarkah ? Kai juga telah mendunia” Jawabnya yang terdengar seperti sedang menggodaku.Apa dia sedang berusaha membuatku kembali mengingat lelaki menyebalkan itu ? Huh—Aku hanya terdiam,aku tak tau harus berkata apa “Kau sudah punya kekasih?” Sambung Taemin oppa,aku menatapnya sejenak dan menggeleng.

Eh,kenapa lelaki itu tertawa ? Apa ada yang salah ? Memang kenapa jika aku belum memiliki kekasih ? Dia mau menjadikanku kekasihnya ? Tidak,mana mungkin—Apa-apaan kau ini Shin Heera?

 

Heera POV END

 

Kai POV

 

Gadis itu ? Kenapa dia pergi begitu saja ? Aku harus mencarinya,argh~ Kenapa lagu ini tak kunjung selesai ? Aku tidak bisa seperti ini terus,hash.

Sepuluh menit kemudian,akhirnya kami telah turun panggung setelah membawakan tiga buah lagu,dan sekarang aku harus mencari Heera.Mungkin bodoh,tapi aku sungguh ingin tahu dimana dia.Aku mengacuhkan para hyung dan saengku lalu berjalan keluar.Keadaan di dalam kampus tidak terlalu ramai,ya mereka semua sedang berkumpul di halaman depan.

Aku berjalan menelusuri lorong-lorong,apa-apaan ini ? Kenapa tak ada siapapun ? Hash,dimana gadis itu ? Baiklah.Mungkin aku harus pergi ke halaman belakang,siapa tau dia berada di sana—Ku bulatkan tekatku untuk pergi ke sana,aku berjalan dengan cepat.Tak ingin banyak orang mengetahui bahwa aku sedang berkeliaran di sini.

Aku menapaki rerumputan yang ada di halaman belakang kampus,pohon-pohon yang rindang membuat suasana semakin sejuk.Ku arahkan mataku menyapu seluruh sudut halaman.Beberapa kursi taman terlihat menghiasi halaman ini,menyenangkan sekali jika duduk bersantai di sini.

Tiba-tiba mataku menangkap sesosok gadis yang sedang duduk membelakangiku,ia bersama dengan seorang lelaki.Rasanya,aku seperti pernah melihat gadis itu,sungguh—

Ku arahkan kakiku berjalan menghampiri ke-dua orang itu,dan betapa terkejutnya aku ketika mengetahui bahwa yang sedang duduk berdua itu adalah Taemin hyung dan Heera—Hei, apa yang sedang mereka lakukan sekarang ? Mengapa berduaan di tempat seperti ini eoh?

“He..Heera? .. Taemin hyung?” Tanyaku tergagap,masih shock akan apa yang kudapati.Mereka juga terkejut ketika melihatku yang tiba-tiba saja berdiri mematung seperti tadi.Terlebih Heera,ia bahkan langsung terbangun dari duduknya dan menjauh dari Taemin hyung.

“Kau ?” Heera menunujukku dengan jari telunjuknya.Sorot matanya seolah mengatakan bahwa ia sangat membeciku.Baiklah ! Bisakah ia tidak membuat ekspresi seperti itu ? Menyebalkan sekali gadis ini.Tapi aku mencintainya—Apa ? Mencintainya ? Berhentilah bermimpi Kim Jong In.

“Jong In-a..Kau rupanya” Tiba-tiba Taemin hyung menengahi kami.Ia merangkulku “Aku dan Heera sedang mengobrol basa-basi..Kau jangan salah paham” Ujarnya padaku.Aku menggeleng.Lagipula siapa yang salah paham,jika mereka memang ingin berpacaran.Aku tak perduli,silahkan saja.

“Ani..Lagipula..” Aku menggantungkan kata-kataku lalu menatap Heera sebentar dan kembali mengarahkan pandanganku pada Taemin hyung “Dia bukan siapa-siapaku”

Yak ! Bodoh Kim Jong In ! Apa yang kau katakana ? Bukan siapa-siapamu ? Buktinya sampai sekarang kau masih belum bisa melupakannya !

Drrrtt..

Tiba-tiba ponselku bergetar,ku rogoh saku celanaku dan ku keluarkan benda kecil itu.Ku tekan tombol ‘Jawab’ Lalu ku tempelkan di telingaku “Yoboseo..Eomma .. Mwo ? Bandara ? Baiklah”.Selesai menutup panggilan dari eomma, aku membungkuk dan pamit pada Taemin hyung dan..emmm…Heera..dan pergi menemui manager untuk meminta izin pergi ke Bandara.

 

OoOoO

 

Aku berdiri sambil melihat arloji beberapa kali.Tak ku lihat kedatangan orang itu,kenapa ia lama sekali eoh ? Hash..Membuang – buang waktuku saja !

Namun,tidak sampai Tiga menit kemudian,seorang gadis bermantel coklat muda sambil membawa sebuah koper dan tas lengan berjalan menghampiriku.Rambutnya terurai panjang,dan tepat di depanku ia melepaskan kaca mata hitamnya lalu membungkuk “Annyeong haseyo Jong In oppa..Masih ingat denganku?” Ujarnya manis,aku tersenyum kecil “Tentu saja Hana-a”

Segera ku ambil alih kopernya dan ku ajak dia masuk ke dalam mobilku.Sepanjang perjalanan dia bercerita banyak hal,mulai dari kehidupan kampusnya bahkan juga pribadinya.Kekeke~ Ku rasa dia adalah orang yang terbuka dan mungkin ia tidak bisa menjaga rahasia.

Dia berbicara denganku tanpa celah.Sempat beberapa kali ia berhenti dan memandang sekitar,namun ia mulai bercerita panjang lebar lagi.

Satu jam berlalu.Kami telah sampai di depan rumahku—Terlihat eomma sudah beridiri di depan gerbang rumah.Ku hentikan mobilku di pinggir jalan dan ku ambil koper di dalam bagasi.Hana langsung berlari memeluk eomma,sepertinya mereka sangat akrab.Namun entahlah.

Setelah memeluk eomma,Hana kembali menghampiriku.Ia memasukkan tangannya di antara lenganku dan menarikku masuk dan percayalah padaku,ini membuatku cukup terkejut.

“Eh ?” Ujarku

“Mwo ? Bukankah oppa juga harus masuk ke rumah ?” Ujarnya

Aku mengangguk.Tiba-tiba Hana menjulurkan tangannya dan mengambil sesuatu di kepalaku “Ada kotoran” Ujarnya padaku.

Aku tersenyum kecil dan berterima kasih padanya.

Ia-pun kembali menarikku masuk ke dalam rumah.Namun,kali ini rasanya sungguh berbeda . Entah mengapa,aku merasa ada seseorang yang sedang mengamatiku.Tapi entahlah—

 

 

TO BE CONTINUED

6 thoughts on “Heart to Heart Part I

  1. Hana tuh siapanya Kai sih Thor? kepo deh -_-
    Seneng sama ceritanya. Hana bisa jadi bahan untuk nyemburuin Heera biar Heera balikan lagi sama Kai (Ngomong apa sih) =___=
    Pokoknya lanjut aja deh thor! ^^v

Leave a comment ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s