Two Moons ( Introduction ) And Prologue

heena-park

 

 

Title : Two Moons

Author : Heena Park

Ratting : PG

Genre : Romance,Friendship,Family,Angst,Fantasy

Main Cast :

-Shin Heera (Muncul di Part I)

-Kim Jong In / Kai

-Oh Sehun

Support Cast :

-EXO-K

-EXO-M

-Other

Recomended Song :
-EXO *Black Pearl*

-Let Out The Beast (Gatau yang nyanyi *plakk*)

-Katy Perry feat Kanye West *E.T

-BigBang *Monster*

 

OoOoO

 

 

PROLOGUE

 

  “Aku tidak tau apa ini adalah hal yang nyata.Ketika ku buka mataku,aku sangat berharap bahwa ini bukan mimpi”

          “Sangat sulit dipercaya bahwa mereka benar-benar nyata.Bodoh,apa aku sedang mengigau?Tidak,ini nyata.Dan mereka memang benar-benar ada di sekeliling kita”

          “Mungkin secara fisik, mereka tidak ada bedanya dengan kita,tapi satu hal,mereka memiliki sebuah kekuatan yang sudah ada dalam dirinya sejak mereka pertama kali diciptakan”

          “Aku tak pernah menyangka jika hidupku ada kaitannya dengan mereka,apa ini? Lelucon? Tidak,ini bukan lelucon.Ini adalah kenyataan yang pada akhirnya akan membawaku dalam lingkaran gelap tanpa cahaya yang menyebabkanku masuk ke dalam lubang derita dan tak tau arah jalan keluarnya”

 

OoOoO

 

 

INTRODUCTION

 

EXO PLANET

11 orang lelaki ber-jubah hitam duduk melingkari sebuah meja berukuran besar yang terbuat dari kayu.Seorang laki-laki berahang tegas dan bersuara besar berdiri serta memukul meja yang berada di hadapannya itu.

Bukkk..!!!! Lelaki itu memelototkan kedua mata dan mengepalkan tangan kanannya “Aku akan menyusulnya ke bumi!” Pekik lelaki itu keras dan sekali lagi memukul meja.

“Tidak..!!!! Manusia bumi bisa menangkapmu jika mereka tahu jati dirimu” Cegah seorang laki-laki yang duduk di bangku paling ujung.Lelaki itu mendesah berat disertai hentakkan kecil di tangannya yang ia arahkan pada lelaki di ujung sana.Percikkan api keluar dan menjalar mengarah pada lelaki di ujung itu,tapi dengan cepat ia hentakkan tangannya hingga air keluar dan memadamkan api tersebut.

“Apa kau sudah gila? Dimana otakmu? Kau hampir saja membunuh adikmu sendiri Kris!” Pekik seseorang lagi yang baru saja bangkit dari duduknya.

“Diamlah! Aku ini pemimpin,dan aku tidak akan segan-segan melukai seseorang yang melawanku.Dan kau Suho,beruntung kau memiliki element air,jika tidak,kau sudah terbakar oleh apiku tadi” Bentak lelaki itu lagi dan pergi begitu saja meninggalkan 10 orang lainnya.

Luhan menepuk pelan pundak Suho sambil berusaha menghibur Suho “Sudahlah,jangan kau hiraukan dia.Kita semua tau bahwa Kris memang seperti itu,tapi dia juga orang yang baik.Dia bagaikan malaikat,walaupun kadang ia bertingkah seenaknya sendiri”.

Suho mengangguk pelan dan tersenyum tipis “Aku tahu itu,sudahlah lebih baik kita kembali ke kamar masing-masing” Jawab Suho.

“Jadi? Apa kita akan benar-benar ke bumi?” Baekhyun berguming pelan pada Suho yang akan beranjak pergi.Suho membalikkan badannya dan mengangkat kedua bahunya sambil menggeleng “Entahlah,ku fikir iya,bukankah duizzang Kris sudah mengatakannya tadi?”

“Tapi..” Baekhyun menggantungkan kata-katanya dan menarik nafas panjang “Baiklah,ku rasa begitu memang lebih baik”

 

*****

 

“Hyung,apa menurutmu ide duizzang Kris tadi masuk akal?” Gumam Sehun pada Kai yang sedang duduk di jendela sambil memandang ke-luar.Kai menengok dan menatap Sehun sebentar lalu kembali mengalihkan pandangannya ke luar “Memangnya di dunia kita ada yang masuk akal?”

Sehun menggelengkan kepalanya dan berjalan lebih mendekat pada Kai “Apa maksudmu?” Tanyanya tak mengerti.Kai berdehem dan tersenyum tipis “Apa aku harus menjelaskannya?”.Sehun terdiam sambil memasang wajah penasaran dan Kai sangat mengerti akan hal itu “Ya baiklah,jadi begini.Dulu ketika pertama kali aku dilahirkan,aku tidak seperti ini,aku adalah manusia biasa.Aku yakin itu”

Kai berhenti sebentar dan menarik nafas panjang lalu menghembuskannya perlahan,Kai mengangkat kepalanya dan mulai bicara kembali “Entah sejak kapan aku merasa ada sesuatu yang ganjil pada diriku.Suatu malam,aku sedang terdiam sendirian sambil memikirkan berada di dalam kereta bersama dengan appaku,lalu….”

 

Flashback

 

          “Di mana ini?” Suara seorang anak kecil membangunkan Kim Min Hyuk dari tidurnya,ia berbalik dan mendapati anaknya sedang duduk tepat di sampingnya.Kim Min Hyuk membelalakkan matanya dan memegang pelan pipi anak itu “Jong In,kau kah ini?” Tanya-nya dengan nada tak percaya.Bagaimana bisa anaknya yang sedang berada di rumah itu sampai di sini dan duduk tepat di sampingnya? Bagaimana bisa itu terjadi? Bahkan terakhir kali,seingatnya ia sedang duduk sendirian tanpa teman.

“B..b..bagaimana kau bisa sampai di sini?” Ujar Kim Min Hyuk tergagap,ia mengamati raut wajah anaknya yang kelihatannya juga sedang bingung.Anak itu terlihat gugup dan shock karena hal yang baru saja terjadi padanya,ia tidak mengerti,sangat-sangat tidak mengerti.

Kim Min Hyuk menggoyang-goyangkan tubuh anaknya itu “Jong In,katakan pada appa.Apa yang telah terjadi? Bagaimana bisa kau ada di sini?”

“Ak..aku tidak tau appa..aku tidak tau..” Jawabnya sambil menangis,Kim Min Hyuk memeluk erat anaknya untuk menghentikan orang-orang yang terlihat sedang memandangi mereka. “Duduklah,kita bicara di stasiun” Ujarnya pelan seraya menghapus air mata anaknya.

30 menit telah berlalu,mereka berdua duduk di salah satu bangku stasiun.Kim Min Hyuk menggenggam erat tangan kiri anaknya dan mulai bicara “Ceritakan pada appa,bagaimana bisa kau sampai di sini?”

“Aku tidak tau appa..aku tidak tau..” Rengek anak laki-laki itu,dia masih menangis.Menangis sejadi-jadinya—

Ia takut,ia sangat takut jika sesuatu terjadi padanya,sesuatu yang sulit di mengerti namun nyata di dunia ini. “Jong In..” Kim Min Hyuk membelai lembut rambut anaknya dan menatapnya dalam-dalam “Tenanglah,ceritakan pada appa..”

 

Flashback END

 

“Jadi hyung? Apa yang hyung katakan? Apa hyung hanya menangis? Apa hyung berlari? Apa hyung…” Sehun menyipitkan matanya dan menatap Kai sebentar lalu bertanya “Kau tidak apa-apa hyung?” Tanyanya dengan hati-hati.

Kai menggelengkan kepalanya “Tak apa,sudahlah lupakan saja ceritaku tadi.Aku mau tidur” Gumamnya singkat dan beranjak pergi meninggalkan Sehun “Hyung tunggu ! Kau belum menyelesaikan ceritamu tadi” Teriaknya pada Kai yang sudah menghilang.

“Sudah ku bilang lupakan saja” Sahut Kai yang tiba-tiba berdiri tepat di samping Oh Sehun.Laki-laki itu hampir saja melompat dan berteriak,tapi untunglah dia cepat sadar kalau itu Kai.Sehun mengerjap sambil mengelus dadanya “Kau membuatku hampir jantungan hyung.Bisakah kau tidak menggunakan kekuatanmu untuk mengagetkan orang?” Gerutunya kesal

Kai tertawa tertahan sambil menyilangkan tangannya “Ayolah Sehunnie,inilah gunanya teleportasi.Bukankah itu sangat menyenangkan?” Jawabnya santai “Ya,baiklah”

“Bagus,kalau begitu sampai jumpa besok pagi” Kai berjalan menjauhi Sehun dan berbalik sebentar “Jangan lupa cuci kakimu,hahaha”

“Apa kau bilang?” Sehun berteriak sambil membelalakkan matanya “Hahaha,jangan marah Sehunnie yang manis” Lagi-lagi Kai menggunakan kekuatannya dan pergi menghindari Sehun.

“Yak baiklah hyung! kau memang benar-benar..arghh” Omel Sehun sebelum beranjak pergi sambil meremas-remas tangannya yang mulai gatal karena perkataan Kai tadi.

 

*****

 

Chanyeol duduk bersila sambil bertopang dagu,berkali-kali ia mendecakkan lidahnya dan menggaruk-garuk kepalanya.Ia sungguh tak habis fikir bahwa Kris akan membuat keputusan seperti itu.Apa-apaan ini? Tinggal di bumi? Mana mungkin? Seharusnya hanya Kris yang ke bumi,bukan semuanya.Lalu bagaimana dengan planet ini?.

Kris yang bersalah.Kris yang telah membuat Tao pergi dari EXO Planet,dan menghilang di bumi.Lalu mengapa semuanya harus terlibat? Ini hanya persoalan antara Kris dan Tao.Dan hanya merekalah yang bisa menyelesaikannya.

Cring.. (?) Sebuah sinar menyilaukan ke-dua mata Chanyeol,dengan cepat ia menghalangi cahaya itu dengan kedua lengannya “Hei hentikan hyung,apa yang kau lakukan?” Gumamnya sambil masih berusaha menutupi kedua matanya.

Tiba-tiba saja cahaya itu menjadi semakin redup dan munculah Baekhyun dari ambang pintu.Lelaki itu berjalan pelan menghampiri Chanyeol yang mulai membuka matanya “Mianhae,hehehe.Apa yang sedang kau fikirkan?” Tanyanya dengan nada penasaran “Oh tunggu,apa kau sedang memikirkan kata-kata duizzang Kris?” Sambung Baekhyun sebelum Chanyeol sempat membuka mulutnya

Chanyeol mengangguk dan meng-iyakan perkataan hyungnya tersebut lalu kembali bertopang dagu “Hash..Mengapa kita harus ikut?” Gerutunya dengan nada kesal.Baekhyun mengangkat kedua bahunya sambil menggelengkan kepalanya “Entahlah,aku juga tidak tau.Sudahlah,lebih baik kita bicarakan hal lain saja.Kau tau? Aku tidak bisa tidur”

 

OoOoO

 

Matahari mulai terbit,ke-11 laki-laki itu telah bersiap memasuki sebuah pesawat jet bewarna hitam metalik dengan kecepatan yang luar biasa.Sebuah jet berkapasitas 12 orang dengan segala macam fasilitas di dalamnya.Jet yang jauh lebih canggih daripada di bumi.Jet ini bisa menghilang dan dilengkapi dengan alat pelindung yang membuatnya tidak akan ketahuan dikala mulai memasukki bumi.

Kris yang notabendnya adalah pemimpin,duduk di kursi paling depan dan di kursi sampingnya terlihat Suho sedang mengencangkan sabuk pengamannya.Ini berbeda,sangat berbeda.Biasanya Tao yang duduk di samping Kris,tapi sekarang? Tao tidak ada.Dia menghilang di bumi sejak 2 minggu lalu.

Xiumin mengernyit “Aku tidak percaya kita akan benar-benar ke bumi” Ucapnya pada Chen yang sedang sibuk dengan tasnya.Ia menengok dan mengangkat bahu “Apa? Bisa kau ulangi?”Ujarnya polos.

Lagi-lagi Xiumin mengernyit “Aku bilang,aku tidak percaya kita akan benar-benar ke bumi!” Jawabnya dengan nada malas dan itu sangat terlihat dari raut wajahnya yang sudah terlipat-lipat bak baju yang belum di setrika.Mungkin—

“Hmm..aku juga,tapi bagaimana lagi? Ini sudah keputusan duizzang.Kita tidak bisa melawannya” Kata Chen pasrah.

Tak lama kemudian mesin jet mulai menyala dan sepertinya sudah tiba waktunya untuk segera lepas landas dan meninggalkan EXO Planet untuk sementara.Ingat hanya sementara.

Ketika para member mulai sibuk dengan dirinya masing-masing,terlihat wajah Kai yang mulai cemas.Apa yang sedang ia fikirkan? Tunggu,Bumi? Benar.Bukankah kemarin Kai berkata bahwa ia awalnya adalah seorang manusia biasa? Berarti dulunya ia adalah manusia bumi.Lalu bagaimana ia bisa sampai di EXO Planet? Dan kenapa ia terlihat cemas?

Sehun membalikkan tubuhnya dan tanpa sengaja melihat raut wajah cemas Kai.Dengan cepat ia memutar kursinya dan duduk berhadapan dengan Kai.Sehun menyipitkan matanya dan mulai membuka percakapan “Kau tidak apa-apa hyung?” Tanyanya khawatir.Tidak biasanya Kai seperti ini,aneh sekali.

Kai mengerjap dan tersenyum,bukan sebuah senyuman gembira.Melainkan sebuah senyuman pahit dan terpaksa.Itu sangat tergambar jelas di wajahnya “Aniyo,Oh ya Sehunnie..Ngomong-ngomong soal kemarin.Maksudku,tolong rahasiakan soal aku yang dulunya adalah manusia biasa dan ya..berasal dari bumi”

Apa?Merahasiakannya?Jadi tidak ada yang tahu soal itu? Dan karena itu pula,Kemarin Kai menghentikan ceritanya dan memilih untuk mengalihkan pembicaraan? Kelihatannya begitu.Sehun menaikkan alisnya “Jadi? Mengapa?”

“Aku punya alasan tersendiri,sudahlah.Awas saja kalau kau berani memberitahukan hal itu pada duizzang atau siapapun.Tamatlah riwayatmu”Ancam Kai sembari mengepalkan tangannya tepat di depan wajah Sehun.

Lelaki ini,dia selalu saja mengancam dongsaengnya.Apa-apaan ini? Mengapa dia memberitahu Sehun jika tidak ingin ada orang lain yang tau? Bodoh.

Sehun terdiam sebentar lalu mengangguk “Baiklah” Katanya dengan cepat dan kembali memutar kursinya pada tempat semula.

 

OoOoO

 

PLANET BUMI

 

Pertama kali memasuki bumi,atmosfer yang berbeda telah mereka rasakan.sesungguhnya keadaan bumi tidak jauh berbeda dengan keadaan di EXO Planet,tapi sungguh.Mereka belum terbiasa dan ini rasanya aneh.

Jet hitam besar itu mendarat di sebuah pulau tak berpenghuni di Korea Selatan.Sebuah pulau dengan pemandangan yang lumayan indah dan sepi.Tempat yang aman—

Kris dan yang lainnya mulai menuruni jet.Mata mereka dimanjakan oleh keindahan alam di sana.Burung-burung laut (?) yang beterbangan,air yang biru,pasir pantai yang putih.Oh ayolah,jangan terlalu lama.Mereka ke bumi bukan untuk berlibur.Ingat,mereka ke bumi untuk mencari Tao,salah satu anggota dari mereka.

Kris berjalan menengahi mereka,ia tepuk pelan tangannya tanda mereka harus berkumpul.Apa lagi ini? Apa Kris akan membuat suatu keputusan yang mengejutkan lagi? Keputusan yang kadang tidak masuk akal.

“Kita harus berpisah di sini” Ucap Kris dangkal sambil memandangi satu per-satu temannya.Mereka semua mengerutkan keningnya tanda tak mengerti.Apa maksudnya? Berpisah? Memang dia mau ke mana? Apa dia sudah mulai gila? Bodoh.

Kris menarik nafasnya dalam-dalam lalu mulai berbicara “Menurut info yang ku dapat,Tao berada di Korea Selatan,tapi beberapa hari yang lalu ada seseorang lagi yang mengatakan bahwa dia berada di China”

“Lalu?” D.O bertanya dengan raut wajah yang sangat-sangat penasaran dan bingung. “Kita harus di bagi menjadi 2 tim.6 orang di Korea,dan 5 orang di China” Jawab Kris datar

Lay mengernyit dan mendesah “Apa? Mana mungkin kita menjadi 2 tim? Kita sama sekali tidak mengerti bumi” Protesnya pada Kris.Yak benar.Bagaimana bisa? Mereka sama sekali tidak mengerti bumi.Ini baru pertama kalinya mereka ke bumi,dan mereka harus terpisah menjadi 2 tim? Mengesalkan sekali.

“Sudahlah,ikuti saja kata-kataku! Chen,Lay,Luhan,dan Xiumin ikut aku ke China.Suho,Chanyeol,Baekhyun,D.O,Kai,dan Sehun kalian di Korea” Kris berjalan mendekati Suho dan menepuk pelan pundak lelaki itu “Ku harap kau menjadi pemimpin yang baik.Jaga mereka ber-5” Ucapnya seraya menepuk-nepuk pelan pundak Suho.

Suho menaikkan alisnya dan menatap Kris “Aku? Pemimpin mereka?” Ujar Suho tak mengerti.Kris mendesah,sepertinya orang-orang sedang memandanginya dan Suho,mereka sedang menunggu penjelasan “Yak baiklah,maksudku,kau akan menjadi leader.Ya,kau akan memimpin ke-5 orang itu.Jaga mereka,aku percaya padamu”

“Baiklah,jadi tunggu apa lagi? Ayo kita berangkat” Sambung Kris lagi pada Chen,Lay,Luhan,dan Xiumin “Oh ya,bantulah aku mengambil speedboat di dalam jet,speedboat itu akan kalian gunakan untuk ke Seoul”.Sepertinya Kris telah mempersiapkannya dengan matang,dan bahasa.Sungguh,entah kebetulan atau bukan.Tapi mereka bisa berbicara menggunakan bahasa Korea dan China.

 

*****

 

30 menit berlalu.Baiklah,sekarang mereka telah berada di dermaga.Tidak  terlalu ramai,bahkan mungkin tidak ada orang.Sepi sekali.Ke-6 lelaki itu melangkahkan kakinya dan menyusuri jalanan yang panjang.Samar-samar mulai terlihat hiru pikuk kota Seoul dengan berbagai aktifitasnya.

“Ini dia,Seoul” Gumam Suho pada dirinya sendiri.Kai mendekat dan menatap Suho “Lalu,apa yang akan kita lakukan?”.Member lain mengikuti arah pandangan Kai,mereka menatap Suho dengan tatapan bertanya-tanya.Apalagi yang harus mereka lakukan sekarang? Berjalan lagi mengitari Seoul? Oh mana mungkin.

Suho tersenyum tipis ia menatap satu-persatu kawan-kawannya,lalu berkata “Kita akan hidup seperti manusia biasa”.

 

 

BERSAMBUNG KE PART I

Leave a comment ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s