The Last

the last

Title : The Last | Author : Tiffany Tania | Genre : Sad | Length : Drabble

Cast by “Tiffany Hwang GG’s – Baekhyun EXO-K’s”

Note : This is just a fanfiction. Dont think to much. All of the cast its belong to God, themselves, theirparents and also SM.Entertainment^^
Inspiring by Japanese Drama , “I Give My First Love to You”, do you know? ITS RECOMMENDED!!

Italic, it means flashback!

So, please enjoy! :-D

===

‘Aku tahu waktuku tak lama lagi… tapi izinkan aku berada disisinya’

‘Sebelum semuanya terlambat……’

Baekhyun masih tertidur dipangkuan wanita yang sangat dia sayangi itu, wanita itu sedang menyanyikan sebuah lagu untuk mengiringinya kealam mimpi. Memang ini kebiasaan Baekhyun, meminta Tiffany untuk menyanyikan sebuah lagu sebelum dia terlelap.

Tiffany tak pernah merasa bosan akan itu, karena dia tahu jika ini akan menjadi yang terakhir sebelum dia pergi. Tak ada tetesan air mata, namun bisa dipastikan kini rasa sesak telah menyelubungi dadanya. Menahan air mata, apa kalian sanggup?

Baekhyun terpejam, “Aku mohon, jangan menangis..” ucapnya lalu larut tertidur. Tiffany terus melantunkan lagu, sambil sesekali menyeka airmatanya. Mencoba tidak menangis, namun apa daya airmatanya malah semakin deras. Dan mampu membentuk sungai kecil dipipinya itu.

===

‘Pertemuan pertama yang membuat kita menjadi dekat…’

Siang itu, Tiffany tengah mengerjai seorang suster dirumah sakit milik ayahnya. Umurnya sekitar delapan tahun, begitulah kebiasaannya. Mengerjai suster disana, dia mencoreti bangku dengan crayon agar pada saat si suster duduk crayon itu akan membekas dipakaiannya. Ini bukan sekali, dua kali dia mengerjai suster – suster di rumah sakit ini. Namun, entah kenapa suster itu selalu saja terkena jebakan.

Namun sayang, jebakannya kali ini sangat melenceng jauh dari rencana. Seorang anak yang sebaya dengan dia sepertinya seorang pasien duduk dibangku itu. Tiffany mengerjap kaget, “Ya! Jangan duduk disana!”. Terlambat sudah, anak itu sudah menduduki bangku itu.

Anak itu ikut terkaget, dia lantas berdiri dan memandangi celananya yang kini sudah terkena noda. Tiffany menghampiri anak itu, dia memberikan crayon kepadanya. Anak itu tak mengerti, Tiffany pun menjelaskan. “Kau ingin membantuku? Aku sedang mengerjai suster itu” tunjuk Tiffany pada suster yang tengah berjalan.

Baekhyun mengangguk mengerti, dia mulai melukis abstrak dikursi itu namun tiba – tiba Tiffany duduk disana. Tiffany terkekeh pelan, “Impas bukan?” Anak lelaki itu pun tersenyum, “Namaku, Tiffany Hwang. Kau tidak marah kan? Maaf ya” ucap Tiffany sambil mengulurkan tangan, anak itu membalas jabatan tangan Tiffany, “Namaku Byun Baekhyun, dari awal aku tidak marah” ucapnya polos.

Tiba – tiba mereka saling melempar pandang kearah celana mereka yang kotor, mereka berdua tertawa “Kau lucu sekali!”

CHU~

Entah karena alasan apa, Baekhyun tiba – tiba mencium Tiffany. Tiffany terdiam, dia terbelalak kaget. Baekhyun hanya tersenyum, dan berkata “Berjanjilah, ketika kau dewasa nanti kau akan menikah denganku!” ucapnya masih dengan kepolosan. Tiffany hanya mengangguk namun masih dengan ekspresi kaget.

===

Tiffany membawa Baekhyun dalam pelukannya, dia memeluk Baekhyun erat. Ditatapnya wajah pucat kekasihnya itu, tidak ada raut penyesalan hanya ada raut kedamaian. Mungkin dia senang berada disurga sekarang. Tiffany mencium pelan keningnya, cukup lama. Dan, dia berbisik sambil terisak, “Pergi..Pergilah.. Aku sudah merelakanmu…”

Ya, kini dia sudah tiada.

Dia, Byun Baekhyun telah pergi menuju keabadian surga.

Tiffany membuka surat yang pernah Baekhyun berikan kepadanya. Apa kalian tahu? Surat itu Baekhyun buat saat dia berusia delapan tahun, awalnya dia ingin sekali segera memberikannya pada Tiffany. Namun, dia menunggu waktu yang tepat dan sekarang adalah waktunya.

Air mata Tiffany semakin deras, dia tak mampu untuk membuka surat itu. Dengan kuat hati, dia pun membuka surat itu. Tangisnya kembali pecah, “Untuk semua orang yang aku sayangi, walaupun aku harus pergi aku berharap kalian semua bahagia”

Tiffany semakin mengeratkan pelukannya pada jasad Baekhyun yang semakin memucat.

===

Keesokannya, jasad Baekhyun siap untuk dikuburkan. Terlihat kedua orang tua Baekhyun, Taeyeon kakaknya, Jongin dan Chanyeol sahabat terdekatnya berada disana. Tiffany mulai mendekat walaupun langkahnya gontai dan berat.

Dia menatap lemas kearah nisan itu, perlahan dia jatuh terduduk. Lengannya meraba keatas gundukan tanah itu, lalu beralih mengelus nisan itu. Satu persatu semua meninggalkan pemakaman, tak terkecuali Tiffany.

Dia masih bertahan disana, bahkan air hujan deras yang mengguyur pun tak membuatnya goyah sedikitpun. Dia masih disana, dia memeluk nisan itu erat dan menciumnya.

Namun, ada seseorang yang menepuk pelan pundaknya membuat Tiffany menoleh dengan lemas. Tiffany terkaget dan langsung memeluknya, “Baekhyunna, kau baik – baik saja?” ucapnya. Ya, bayangan Baekhyun berada disana, Baekhyun hanya tersenyum manis perlahan ibu jarinya menyeka airmata Tiffany.

Terlihat cahaya terang mengelilingi Baekhyun, “Fany-ah, kau ingat pesanku? Kumohon jangan menangis lagi, ne? Relakan aku untuk pergi, walaupun itu sulit tapi aku yakin kau akan menemukan penggantiku bahkan lebih segalanya dariku. Percayalah”. Tiffany hanya memeluk Baekhyun erat, perlahan dia mengangguk. “Tapi.. kumohon datanglah kemimpiku..” ucapnya memohon.

“Pasti.. aku akan mendatangimu dimimpi.. tapi, kumohon pulanglah~ Jangan menyiksa dirimu seperti ini, aku sedih melihatnya” ucap Baekhyun pelan dan mencium Tiffany sekilas.

Tiffany mengangguk dan berdiri, dia menuruti perkataan Baekhyun. Dia perlahan menjauhi makamnya, walaupun sesekali dia menengok kebelakang memastikan bahwa Baekhyun baik – baik saja dan mengawasinya.

Baekhyun hanya tersenyum, seraya melambaikan tangannya kearah Tiffany. Tiffany tersenyum dan berbalik. “Saranghae” suara Baekhyun yang ikut terbawa semilir angin itu mampu menambah senyuman diwajah Tiffany walaupun rasa duka masih menyelubungi hati Tiffany.

‘Aku tidak menyesal..Tidak peduli sebanyak apapun aku dilahirkan kembali, tidak peduli sebanyak apapun kita bertemu lagi, aku akan selalu jatuh cinta padamu Byun Baekhyun’- Tiffany Hwang

*END*

Percaya ga percaya, aku bikin FF ini tengah malem karena susah tidur xD. Karena efek udah nonton Drama Jepang yang “I Give My First Love to You” makanya ide FF ini muncul. Walaupun ada beberapa part yang mirip filmnya tapi ada alur yang aku ciptain sendiri^^
Kenapa BaekFany? Karena mereka cute, mereka sama-sama bias aku jadi aku pake mereka ehehe :-D

2 thoughts on “The Last

Leave a comment ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s