First Kiss!

fk

Title : First Kiss | Author : Tiffany Tania | Genre : Romance | Length : Oneshot

Cast by “Im Yoona GG’s – Kim Jongin EXO-K’s”

Note: It is just a fanfiction, dont think to much! All of the cast are belong to God, themselves, theirparents and also SM.Entertainment!
Remember, this storyline is mine. Dont be siders. Sorry for the typos :-D

So, please enjoy!^^

Seorang wanita bertubuh ramping dengan tinggi yang lumayan bisa dikatakan tinggi itu, -namun tak mengalahkan Sooyoung- masih berdiam diri didepan ruang latihan. Dia berkali – kali mondar mandir tak jelas, entah apa yang sedang difikirkannya. Surai kecoklatannya itu bertebaran seiring dengan angin yang masuk melalui celah kecil jendela itu.

Beberapa kali dia merapihkannya, “Kenapa dia belum datang?” ucapnya dalam hati. Ternyata, gadis yang disinyalir bernama –Im Yoona- itu sedang sibuk menunggu seseorang yang tengah berlatih diruangan itu. Dengan segala keberanian hatinya dia memasuki ruangan itu tanpa mengucapkan permisi.

CKLEK

Yoona tersenyum kikuk ketika seisi ruangan menatap kearahnya, dia mencoba mencari sosok lelaki berkulit tan itu. “Apa kalian melihat Jongin?” tanyanya dengan senyum. Salah satu temannya-Kyungsoo- menjawab, “Dia sedang ke luar untuk membeli air mineral sunbae

Yoona mengangguk mengerti, “Oh, begitu. Yasudah, bisakah kau memberitahu kepadanya? Jika sudah beres latihan harap hubungi aku, arraseo?”

Kyungsoo mengangguk mengerti, “Ne, arraseo sunbaenim

Gomawo, Kyungsoo-ya..” ucapnya sambil berlalu dan tak lupa menutup pintu ruangan itu. Sedangkan yang didalam hanya bertanya – tanya, “Sebenarnya apa hubungan Yoona sunbae dengan Jongin?” tanya salah satu temannya yang berwajah imut-Xiumin-. Kyungsoo hanya mengangkat kedua bahunya, “Aku tidak tahu, Baozi..”

Jongin baru saja tiba dari supermarket karena suruhan member yang lainnya, jika bukan disuruh Kyungsoo dia tak ingin melakukan ini. Sumpah demi apapun. Dia teringat dan mencoba merogoh saku celananya, dia terperanjat kaget.

Lima kali panggilan tak terjawab dan tujuh pesan diterima.

“Ini pasti si cerewet” rutuknya kesal pada ponselnya sendiri.

Jongin memasuki ruangan latihan lagi, dengan tangan yang satu menggenggam ponsel dan satu tangannya lagi membawa tentengan belanjaan, “Ini pesanan kalian, aku permisi keluar dahulu” ucap Jongin dengan seribu langkah namun dapat dihentikan oleh suara berat Kris.

“Tadi Yoona sunbae mencarimu”

Jongin menoleh dan tersenyum smirk, “Itu sudah pasti. Dan aku tahu”

Kesebelas lelaki itu hanya terbengong mendengar ucapan Jongin tadi, semuanya nampak bertanya – tanya sebenarnya hubungan Yoona dengan Jongin itu apa?

..

“Sudah menunggu lama..?” tanya Jongin pada wanita disebelahnya. Sedangkan wanita itu hanya mendesah kesal, “Menurutmu?”

Jongin menyamakan posisi duduknya, kini mereka sedang berada di atap gedung SM.Entertainment itu. Mereka tengah menghirup udara kebebasan yang sudah lama tidak mereka rasakan. Yoona hanya menggembungkan pipinya kesal, “Kemana saja kau? Mengapa tidak menjawab atau membalas pesanku?”

Jongin menatapnya datar, “Sudah kubilang kan, aku sibuk berlatih demi kematangan comeback kami Yoong. Mengertilah” ucapnya lirih mencoba tak mencari ribut dengan Yoona. Yoona menatap manik mata hitam Jongin, “Ya, aku mengerti” ucapnya lemas.

Namun sampai kapan dia tetap harus bersabar?

Jongin membuka percakapannya terlebih dahulu, “Kurasa member yang lain mulai curiga dengan hubungan kita”. Yoona yang semula nampak acuh tak acuh, kini membalikkan badannya kearah Jongin dan memegang pundak Jongin, “Benarkah?”

Jongin mengangguk, “Aish, jjinjja eotokkhae?” jawab Yoona resah.

Jongin mengulurkan lengannya, mengisyaratkan agar Yoona harus memegang erat lengan Jongin. Tanpa ragu Yoona menggengam tangan Jongin erat. Sangat erat.

“Tenanglah… kita akan menghadapi ini bersama – sama. Ingat janji kita?” ucap Jongin menenangkan. Yoona menerawang kearah langit yang kini sudah berubah menjadi oranye. “Aku ingat..”

“Apa kau menyayangiku?” tanya Jongin.

Yoona merotasikan bola matanya kesal, “Tentu saja, bodoh!” ucapnya mengetuk kepala Jongin sedikit lebih keras. Membuat si sumber, meringis kesakitan.

Jeongmal?” tanyanya memastikan. Yoona hanya mengangguk, “hm…” ucapnya menyetujui.

“Kalau begitu..” ucap Jongin mendekat kearah Yoona tiba – tiba dan membuat Yoona semakin mencondongkan badannya kebelakang. “YA! Apa yang kau lakukan!” berontak Yoona.

Jongin memeluk pinggang Yoona menginstruksikan dia untuk mendekat, sesenti lagi bibir mereka bersentuhan namun lengan Yoona memblocknya.

Jongin mendesah lagi, “Sampai kapan kau menghindar? Kita ini sudah dewasa!” ujarnya kesal. Pasalnya, Yoona selalu saja menghindar ketika dia meminta ciumannya. Setelah dua tahun merajut hubungan mereka tak pernah sekalipun merasakan indahnya berciuman. Padahal usianya sudah cukup umur-mungkin.

“Sudah dewasa katamu, hm?” tegas Yoona menjitak kepala Jongin. Terdengar rintihan dari Jongin, “Ya! Appo!”

Jongin kembali duduk dipinggiran bangunan tinggi yang menjulang itu, dia menarik lengan Yoona untuk duduk. “Besok aku syuting video clip versi drama, pasti akan sangat melelahkan” kini Yoona menyenderkan kepalanya dibahu tegap Jongin dan memeluk pinggangnya dari samping. “Kau harus profesional, Jongin-ah.. Semangat!”

“Tapi.. ada adegan kissnya” ujar Jongin melemah nyaris tanpa suara namun sayang pendengaran Yoona sangat peka. Lantas saja Yoona mengendurkan pelukannya dan mendorong tubuh lelaki itu. Jongin terkekeh pelan, “Ya! Yoona-ya, kata kau aku harus profesional tapi sekarang kau marah?” ucapnya menaikkan sebelah alisnya.

Yoona mendelik kesal, “Tapi… aku tak menyukainya!” teriak Yoona memecah heningnya senja yang kini sudah berganti malam. Jongin mengacak pelan rambut Yoona, dan menarik lengannya untuk turun kebawah karena cuaca disini sudah tidak memungkinkan lagi.

Kini Yoona sudah berada didepan dorm SNSD, diantar oleh Jongin. Yoona masih menggembungkan pipinya kesal, karena ya kalian tahu rasanya melihat kekasih sendiri melakukan adegan itu. Ya, kini Yoona mengerti tentang keluhan Jongin dimasa lampau, yang ikut merasakan perih rasanya cemburu ketika dirinya harus melakukan adegan itu demi pekerjaan.

“Sudah jangan terlalu dipikirkan. Aku harap kau bisa tidur dengan nyenyak,annyeong~” ucapnya mencium pipi Yoona sekilas dan tersenyum smirk. Tentu saja Yoona tambah gemas kepada kekasihnya Kim Jongin itu.

Dia mengeraskan buku – buku tangannya, mengepal lebih tepatnya. “Awas saja kau Jongin!”

..

“Jongin-ah, ppaliwa! Kris hyung sudah menunggumu. Kita akan berangkat sekarang!” cercah Sehun-si maknae. Jongin mengangguk kesal, “Ya, sebentar lagi aku keluar. Tunggu” . Dia sedang mengetik sesuatu diponselnya dan mengirimkan pesan tersebut.

“Ayo!” rangkul Jongin pada Sehun, mereka pun pergi menuju lokasi syuting itu.

Yoona membuka matanya perlahan ketika ponselnya berdering-tanda pesan masuk. Dia merentangkan otot – otot lengannya seraya bangun dan mengikat rambutnya menjadi dikuncir. Yoona menguap, dan meraih ponsel disebelah bantal tidurnya itu.

‘Yoona-ya! Hari ini aku menjalani proses syuting MV! Dan kau tahu, tempatnya begitu menyeramkan-katanya- digedung tua. Ah, entahlah aku tak peduli. Dan aktris video clip kami adalah Yoon So Hee trainee dimanagement kita^^ Dan sepertinya, aku akan menikmatinya (ciuman) itu ke ke ke~ Ah, aku hanya bercanda, akan lebih nikmat jika itu denganmu Yoona-ya! Maaf jika aku mengirim pesan sepagi ini dan panjang sekali, tapi kuharap kau sehat dan jangan lupa makan yang banyak, ne? Saranghae<3’

Yoona terkekeh geli melihat isi pesan kekasihnya itu, dilain hati dia juga merasakan geram karena dia berkata bahwa dia akan menikmatinya. Yoona mempoutkan bibirnya, “Ish, Jongin kau menyebalkan!”

After Jongin end the music video shoot..

Jongin masuk kedalam dormnya begitupun dengan member EXO yang lainnya. Mereka nampak kelelahan dengan syuting hari ini karena beberapa kali mereka melakukan NG yang membuat mereka harus mengulang sampai sempurna.

“Bagaimana rasanya.. mencium Yoon So Hee?” goda Kyungsoo-roomates Jongin- menyiku lengan Jongin yang sudah setengah tertidur karena kelelahan. Jongin mengerjap dan terkekeh pelan, “Kau ini ada – ada saja.. Mari kita tidur..” ajak Jongin sambil menarik selimbut itu hingga menutupi seluruh badannya. Kyungsoo hanya tersenyum dan mengikuti jejak Jongin.

Kini Yoona tengah berada diruang tengah dorm mereka, tampak member yang lain tengah sibuk memasak seperti Seohyun, Hyoyeon, Yuri, Sooyoung dan Sunny. Jessica sedang bekerja untuk pemotretan majalah, Taeyeon sedang rekaman untuk OST film terbaru dan Tiffany dia nampaknya sedang browsingsesuatu. Entahlah.

Yoona berjalan gontai kearah sofa dan seketika membanting tubuhnya diatas sofa yang cukup keras itu. Yoona meringis kesakitan, namun tak membuatnya terpetanjat dari sofa itu.

“YA! Yoona-ya, lihat ini! Teaser EXO versi drama sudah keluar!” pekik Tiffany dengan suara lantangnya. Hingga mampu membuat Yoona berlari dan berdiam diri didepan PC itu. Penampilan mereka nampak sempurna, jujur saja mata Yoona berbinar melihat penampilan menakjubkan hoobaenya itu.

Namun sorot matanya yang awalnya berbinar menjadi tatapan yang menakutkan, tatapan cemburu tepatnya. Jelas saja Jongin mencium pipi seorang trainee SM itu, membuat hati Yoona serasa terbakar. Terbakar cemburu.

Yoona lantas menggebrak meja, “YA!” lantangnya tak kalah keras dari Tiffany dan mampu mengundang perhatian dari keenam sahabatnya itu. Tiffany bergidik heran, “Kau kenapa, Yoong? Cemburu, eoh?” ujar Tiffany tersenyum seraya menahan tawa.

Lantas Yoona menggaruk tengkuknya dan terkekeh, “A-anieyo unnie..”

Kedelapan mata itu sukses membuat goosebump disekitar tubuh Yoona, sedangkan Yoona hanya terkekeh dan pergi dari dorm itu.

Dia keluar dan menutup pintu dorm dengan suara yang kecil, “Hampir saja…” keluhnya sambil menghembuskan nafas panjang. Ketika dia menoleh, tiba – tiba wajah seseorang ada didepan wajahnya sontak membuat Yoona terperanjat kebelakang.

“YA! APA YANG KAU LAKUKAN?”

“Kau hmpd-“ belum sempat menjelaskan Yoona sudah dibekam oleh pria misterius itu. Dia membawa Yoona kesuatu tempat. Yang jelas tempat itu sangat sepi. Dia melepaskan tangannya dari mulut Yoona.

Jeongmal mianhe noona, aku tak bermaksud” ucap si sumber suara itu-Huang Zitao. Yoona melipat kedua tangannya didada , “Kau ini mengagetkanku saja! Ada apa sih?”

“Begini noona, aku hanya ingin memberitahu bahwa Jongin sedang sakit dan sedari tadi dia mengigau nama noona” jelas Tao yang membuat Yoona terbelalak kaget. “Jjinjayo?”

..

“Jongin-ah?”

Yang dipanggil tidak bereaksi, dia hanya membalikkan badannya dan memeluk gulingnya erat. “Sejak tadi dia tak mau makan Yoong, kau bisa membujuknya?” ucap Luhan sambil memberikan semangkuk bubur yang baru saja Kris masak.

Yoona menggaruk tengkuknya, “Apakah tidak apa? Aku takut ini menjadi scandal” keluh Yoona. Luhan ikut mengerutkan dahi, dia juga bingung namun tiba – tiba senyuman terulas diwajahnya. “Tenang saja Yoong, aku tak akan memberitahu yang lain. Kau percaya padaku bukan?”

Ya memang hanya Luhan yang mengetahui hubungan Jongin dan Yoona. Justru berkat dirinya, Yoona dan Jongin bisa bersama selama dua tahun belakangan ini. Yoona mengangguk, Luhan pun meninggalkan mereka berdua dikamar.

Yoona mendekat, perlahan dia mendudukan diri dipinggiran ranjang Jongin. Dia meletakkan mangkuk buburnya itu dan beralih menatap kearah Jongin yang sedang membelakanginya.

Yoona memegang bahunya, “Jongin-ah, bangun” ucap Yoona lembut. Mendengar suara yang sangat familiar itu membuat Jongin membalikkan badan lemas. Dia tersenyum, “Yoona-ah..” lirihnya dengan suara nya yang sangat parau.

Yoona memegang dahi Jongin, dan astaga dia demam!

“Kau demam Jongin-ah, aku akan membawakan alat kompres dahulu kau tunggu sebentar ya?” pinta Yoona dan bergegas pergi meninggalkan Jongin. Namun sayang, belum satu langkah Yoona beranjak tangan lemah Jongin menahannya. Yoona menatap Jongin tak percaya.

Jebal nal ttonagajima” ucapnya nyaris seperti bisikan, dia menggenggam erat lengan Yoona dan memeluknya. Yoona merasa simpati dengan keadaan Jongin saat ini, bagaimanapun dia tahu rasanya syuting MV itu seperti apa. Dia juga pernah merasakan saat syuting MV “Time Machine” dia harus menggunakan gaun pengantin dikala cuaca disana sangat dingin. Gila.

“Seharusnya kau tak memaksakan diri, Jongin-ah” ucap Yoona lirih, airmatanya akan segera meluncur bebas. Baru pertama kali dia melihat Jongin sakit, sebelumnya dia tak pernah melihat dia sakit. Yang Yoona tahu Jongin adalah sosok lelaki kuat.

Jongin meletakkan kepalanya dikaki jenjang Yoona, “Ulijimayo, aku baik – baik saja!” ucapnya dengan menggigil sebenarnya dia kedinginan. Yoona menggosokkan kedua tangannya dan menyalurkan kehangatan itu ke kedua pipi Jongin.

Jongin hanya tersenyum, “Gomawo

Perlahan Jongin terbangun dan mensejajarkan tubuhnya dengan Yoona, dia menyeka airmata yang mengalir deras dipipi Yoona. Yoona tersenyum manis, inilah dia Jongin yang dia kenal. Jongin yang tak pernah menyerah, Jongin yang selalu menenangkannya dalam segala hal.

“Pulanglah, kuyakin mereka akan mengkhawatirkanmu. Jangan pikirkan aku, aku berjanji aku akan sembuh besok” ujarnya sambil tersenyum walaupun Yoona tahu sebenarnya dia sangat sakit, dia lelah.

Yoona tersenyum, “Kau berjanji?” ujarnya menunjukkan kelingkingnya berharap Jongin menepati janjinya. Jongin terkekeh pelan dan menautkan kelingkingnya,”Janji” ucapnya lalu mengacak pelan rambut Yoona.

Yoona melangkah untuk keluar kamar, namun beberapa kali dia menatap kearah Jongin. Dia berbalik dan berjalan lagi namun entah ada magnet darimana Yoona tiba – tiba saja berlari kearah Jongin. “Semoga lekas sembuh, chagiyaI love you” ucapnya cepat dan mencium bibir Jongin cukup lama. Hingga dia sadar dan tersenyum kikuk lalu pergi keluar kamar Jongin.

Jongin hanya membulatkan kedua matanya dan memegangi bibirnya. Perlahan pipinya mengeluarkan semburat pink muda, dia menarik selimut sehingga menutupi badannya. “I love you too, Yoona-ya” ucapnya girang.

Yoona berlari karena malu bahkan dia sama sekali tidak berpamitan dengan kesebelas member EXO lainnya. Dia tak peduli, yang dia ingin adalah menghilang dari sana. Dia malu.

Noona!” ucap Chanyeol

“Yoona kenapa? Apakah terjadi sesuatu dikamar?” ucap Suho menaikkan sebelah alisnya.

Jongin masih terjaga, dia masih terbayang akan ciuman pertamanya dengan Yoona. Dia terkekeh pelan sambil sesekali menendangi bantal yang ada dikasurnya itu. “Aaah, aku senang sekali!” ujarnya setengah berteriak dan mampu membuat Kyungsoo membuka knop pintu itu.

“Kau kenapa Jongin-ah?”

Jongin membuka selimut itu dan menatap kearah Kyungsoo dengan tatapan terbinar – binar, “Aku jatuh cinta Hyung!”

Yoona berhasil kabur dari mereka, kini Yoona tengah terdiam dibalik pintu dorm EXO. Dia terkekeh dan memegangi bibirnya itu, “Its my first kiss!”

.

.

.

“Ketika seseorang dicium untuk pertama kalinya, dia akan jatuh dan tidak akan mampu bangkit setidaknya sampai satu jam kemudian” Ya seperti itulah mungkin yang dirasakan Jongin dan Yoona sekarang.

**END**

Yaaaa akhirnya setelah sekitar 2-3 hari nyari ide dan dapet deh xD tapi aku tahu ini awkward banget, maaf ya maaf banget kalo jalan ceritanya garing._.

Ini FF YoonKai pertama aku, jujur aja aku lebih seneng LuYoon cuman mengingat LuYoon disini cukup banyak dan akhir-akhir ini aku kepincut Jongin jadi aku pake dia! Mwhehe #maafcurhat
Yaudah, segitudeh cuap-cuapnya semoga readers suka ya^^

Dont forget to leave your comment!

With Love,

=Tiffany Tania=

6 thoughts on “First Kiss!

Leave a comment ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s