CELEBRITY LOVE (Chapter 1)

Tittle : CELEBRITY LOVE (Chapter 1)

yy

Author : Dindong L.Kim (@adinda_elements)

Main Cast :

–          OH SEHOON

–          LEE HYO AKH (OC)

Support Cast :

–          BYUN BAEKHYUN

–          SEO SANG AKH (OC)

 

–          Akan bertambah sesuai chapternya

Genre : Romance ,Friendships, Comedy

Ratting : PG 16

Length : Chaptered

Disclaimer :

THIS FF IS MADE BY DINDONG L.KIM😀 all cast hanya saya pinjam untuk dijadikan pemeran di FF ini. PLAGIATOR ?? JUST GO AWAY ^_^ AND SILENT READERS ?? kalian mau saya ngapain, agar kalian berhenti menjadi Silen reader ??

^_^ ALUR IS PURE MINE🙂

Dindong Notes :

happy reading ajha ya ^^

Warning : Typo bertebaran (maklum saya juga manusia),, Cerita Gaje,, Alur juga kecepetan ^^

-Author Pov-

 “BRAK” pintu itu terbuka dengan tidak elitnya, menampakkan sesosok yeoja dengan senyum sumringah terukir di wajahnya.

Masih dengan senyuman, yeoja itu langsung berlari masuk ke dalam rumah minimalis berwarna biru muda. “LEE HYO AKH” teriak yeoja itu kepada yeoja lainnya yang sedang sibuk dengan adonan kue. Dengan jurus entah apa namanya, yeoja yang berperilaku tak seperti yeoja pada umumnya, langsung mendekati HYO AKH yang sedang mengaduk adonan kuenya.

“wae ??” balas Hyo Akh malas karena sudah bosan dengan sikap temannya yang satu ini

“coba kau tebak, coba kau tebak” jawab yeoja yang ditanya dengan antusias, padahal ia tidak sama sekali memberikan unsur jawaban di perkataannya –“.

“Baekhyun ??” lanjut Hyo Akh dan yeoja yang ada di depannya langsung mengangguk dengan heboh, seperti seekor kucing yang baru di belikan sebuah bola bulu >.<

“kenapa lagi dengan ‘pangeran’ mu itu ? SEO SANG AKH ?” ucap Hyo Akh dengan penekanan pada kata ‘pangeran’

“besok, besok, besok. Dia akan masuk sekolah” pekik Sang Akh dengan antusias. Hyo Akh tersenyum, ia tahu kebiasaan temannya yang sangat terobsesi dengan model remaja pria yang bernama ‘BYUN BAEKHYUN’. Hampir setiap hari Sang Akh selalu menceritakan semua berita tentang Baekhyun kepadanya, dan hampir hafal pula oleh Hyo Akh semua tentang Baekhyun. Tapi sayang, Hyo Akh bukanlah salah satu penggemar dari Baekhyun.

“oh, baguslah kalau begitu” dengan santainya, Hyo Akh menuangkan adonan kuenya ke dalam loyang cetakan kue dan segera memasukkannya ke dalam oven. 40 menit adalah waktu yang di set Hyo Akh pada ovennya.

“What the ? YA.!! Sebenarnya apa hobimu, eoh ?? Baekhyun yang tampannya tiada tara, selalu kau hiraukan. Aku heran, apa kau benar – benar yeoja asli ?? atau …..”

“Pletak” sebuah jitakan hangat diterima oleh Sang Akh dan dalang di balik itu semua adalah LEE HYO AKH.

“atau apa, eoh ? kau ini.!!” Sungut Hyo Akh setelah menjitak kepala Sang Akh

“bukankah aku benar ?? selama menjalin tali persahabatan denganmu, telingaku belum pernah mendengar curhatan tentang seorang namja. ” sahut Sang Akh setelah meredekan bekas jitakan yang diberikan Hyo Akh di dahinya.

“geurae. Tapi, bukan berarti kalau aku abnormal. itu semua karena, semua namja yang kulihat tak pernah menarik perhatianku. Termasuk, Pangeran baekhyunmu itu” seketika itu juga wajah Sang Akh menjadi merah padam dan di detik selanjutnya mereka berdua telah berlari kesana kemari.

Sang Akh yang tidak terima tentang pernyataan yang baru saja di ucapkan oleh sahabatnya langsung murka dan berusaha untuk mengejar Hyo Akh. Namun, bukan Hyo Akh namanya kalau tidak bisa lari dari amukan seorang Sang Akh.

-Celebrity Love-

-Lee Hyo Akh POV-

“Tipkkk” kumatikan alarm yang berbunyi. Oh GOD, it’s still 5 o’clock. Bolehkah aku menambah jam tidurku 1 jam lagi ?. kurasa tidak, karena aku tidak mau naga yang bersemayam di rumah ini menyemburkan api kemarahan melalui mulutnya.

Dengan malas, kutapaki lantai rumahku yang dingin ini dan segera masuk ke dalam kamar mandi, sekedar untuk membersihkan diri.

-Skip-

“Eonnie” panggilku kepada eonniku tercinta a.k.a naga, yang sedang duduk santai di sofa sembari menikmati acara gosip yang di tayangkan di sebuah stasiun televisi swasta.

“kau mau berapa ??” tanyanya to the point. Hehe, tau sekali dia kalau uang saku yang diberikan eomma sudah habis 2 hari yang lalu olehku.

“berikan aku secukupnya saja, untuk membeli bahan – bahan membuat kue” balasku dengan semangat sembari menadahkan tangan kananku dan beberapa saat kemudian, beberapa helai uang telah tertata rapi di atasnya.

“gomawo eonnie. Kau memang yang terbaik” eonniku tersenyum dan langsung mengibas – ngibaskan tangan kanannya di depanku, sebuah pertanda yang menyuruhku untuk segera berangkat ke sekolah.

“Hyo Akh” sahut eonniku ketika aku hendak keluar rumah.

“tolong katakan kepada Sang Akh. Cepat kembalikan kameraku, karena akhir pekan ini, Aku ingin pergi ke salah satu tempat wisata alami” lanjutnya dan aku hanya menganggukan kepala tanda mengerti.

“pergilah, nanti kau terlambat”

“nde, Annyeong eonnie” ucapku dan segera keluar dari rumah.

Setelah berada di luar rumah, aku baru mengingat satu kesalahan yang sangat fatal sedang kulakukan. Kalian tau apa ??

Tidak tau ??

Serius ??

Sedikitpun ??

Hmm, baiklah. Satu kesalahan yang telah kulakukan adalah, bahwasanya aku lupa memperkenalkan diri sendiri kepada kalian semua *Reader tumbang seketika / Hyo Akh ketawa ketjeh (?)*

Annyeong haseo yeorobun, Naneun Lee Hyo Akh imnida. Kalian bisa memanggilku dengan panggilan Hyo Akh. Sekarang aku sedang menimba ilmu di Swoollim High School kelas XII C. Sebenarnya jarak antara sekolah dan rumahku tidak terlalu jauh. Kalian mau tau berapa jaraknya ??

Jaraknya tidak lebih dari 1 km, makanya kedua orang tuaku menyekolahkanku disini bersama dengan eonniku yang juga sedang menimba ilmu di Universitas Kyunghee jurusan teknisi komunikasi. Sebenarnya sekolahku itu memiliki sebuah rahasia yang sudah diketahui oleh kalangan umum. Kalian mau tau apa rahasianya ?? kalau mau tau, jangan lupa RCL ne ??

“HYO” pekik seseorang dan dengan segera aku menolehkan kepalaku ke arah sumber suara. Dan benar sekali, lagi – lagi dia. Dengan cepat, kuselipkan kotak kecil yang sedari tadi ku pegang ke dalam saku rok ku, semoga saja penciumannya tidak setajam seperti biasanya.

“hari ini kau membuat apa ??” tanyanya

“ck, Seo Sang Akh. Kenapa hidungmu itu sangat bisa mendeteksi kue buatan ku, eoh ??” balasku kesal dan segera memberikan kotak kecil yang kuselipkan di saku rok ku, sementara ia hanya membalas dengan sebuah senyuman. Sungguh, yeoja yang pintar sekali berakting.

“Gomawo Hyo. Kau tau, semua kue buatanmu sangat enak. Bahkan eommaku selalu memuji setiap karyamu itu. Kenapa kau tidak mencoba untuk membuka sebuah toko kue ??” ucap Sang Akh dengan mulut yang di penuhi dengan kue cupcake buatanku. Yeoja ini kalau sudah menyangkut makanan, sungguh sangat berbeda dengan aslinya. Tapi, mau apalagi. Itulah Sang Akh. Si maniak makanan manis dan pecinta Baekhyun. Itulah ciri khas Seorang Seo Sang Akh.

“ya. Kau tau  kan. Eomma, Appa dan eonnieku tak pernah memberiku izin untuk mendirikan sebuah toko kue atau menyewa sebuah ruangan untuk di jadikan toko kue. Mereka baru akan memberiku izin, setelah aku lulus dari masa senior high school ini.” Sang Akhpun hanya membalas dengan anggukan kepala, setelah mendengar pernyataan yang keluar dari mulutku.

“HUAAAA >.< MEREKA DATANG” teriak seorang siswi yang berada di hadapanku dan Sang Akh sembari menunjuk ke arah kami berdua. Tidak, arah telunjuk siswi itu sebenarnya bukan mengarah ke kami. Melainkan ke arah yang ada di belakang kami. Karena penasaran, akupun menoleh dan mendapati kerumunan siswi – siswi disana. Siapa lagi yang datang ??, pikirku.

“HYAAA.!!! Itu itu itu…. itu Byun Baekhyun” ucap Sang Akh yang berada di sebelahku dengan histeris.  Yap, itulah Sang Akh. Semua yang menyangkut dengan baekhyun, pasti akan di tanggapinya dengan sikap yang berlebihan.

Lama kelamaan kerumunan siswi – siswi itu mulai mendekat ke arah kami –re : aku dan Sang Akh-. Mengelak ?? tentu saja akan kami lakukan. Namun na’asnya, pada saat kami hendak mengelak dari kerumunan siswi – siswi tersebut yang ada kami juga ikut tenggelam di dalam kerumunan siswi – siswi itu.

“Baekhyun-a, kau sungguh tampan hari ini”

“kenapa kalian berdua berwajah mirip seperti malaikat ??”

“beruntung sekali kedua orang tua kalian”

“NIKAHI AKU”

“Pacari aku”

“Ibuku telah memberikan restu kepada kita sehun-a”

“OH SEHOON.!!! AKU INGIN MELIHAT SENYUMMU.!!!”

Itulah Sekelebat teriakan – teriakan yang di lontarkan oleh siswi – siswi itu, sementara yang di teriaki hanya mengangguk sambil melambai – lambaikan tangannya  ditambah senyum manis yang menurutku adalah senyum palsu. Merasa sudah tidak tahan dengan semua kesesakan ini, aku ingin cepat – cepat keluar dari sini. Tapi…… kemana sahabatku itu ???

“permisi permisi… Miss Universe tahun 2018 ingin keluar. Tolong berikan jalan.!!!” Sebuah suara yang tidak asing tertangkap oleh indera pendengaran ku. Akupun hanya bisa menggeleng – gelengkan kepala, tatkala mengetahui siapa yeoja yang mengatakan dirinya seorang miss universe.

“Oh God.. aku harus mengeluarkan Sang Akh dari kerumunan ini, sebelum tingkahnya semakin menjadi – jadi” gumamku yang hendak menarik pergelangan tangan Sang Akh agar bisa pergi dari kurumunan para siswi ini.

Namun sayang, niat hanyalah niat. Pada saat tanganku sudah mencengkram tangan Sang Akh. Tiba – tiba seorang yeoja mendorong paksa agar bisa masuk ke dalam kerumunan ini dan menyebabkan cengkramanku terlepas. Parahnya lagi, karena dorongan yeoja itu. Sang Akh hampir terjatuh, namun….

“Gwenchana ???” tanya Namja berambut coklat kepirang – pirangan yang kuyakini bernama Baekhyun. Bukannya menjawab, Sang Akh hanya mematung, tatkala melihat kedua tangan Baekhyun yang melingkar di pinggangnya untuk menahannya agar tidak jatuh dari dorongan yeoja tadi. Melihat kejadian itu, kerumunan siswi – siswi yang berada di sekeliling baekhyun dan 1 namja lainnya semakin bertambah ribut.

Bahkan indera pendengaranku juga mendengar, beberapa pernyataan pedas yang ditujukan untuk Sang Akh. Oh, GOD. Aku harus menjauhkan Sang Akh dari baekhyun, sebelum kerumunan siswi ini semakin bertambah menjadi – jadi.

“PRIIITTTT” peluit Kang Saem membuat kerumunan para siswi itu menjadi diam. “Ini kesempatan” gumamku dan segera menarik tangan Sang Akh agar bisa menjauh dari kerumunan itu. Dengan sekuat tenaga, aku berlari meninggalkan kerumunan itu tanpa melihat ke arah belakang. Setibanya di lorong sekolah yang sepi, kulepaskan genggamanku dari tangan Sang Akh dan segera menghirup oksigen sebanyak – banyaknya.

“Neo..!! Gwenchana ???” tanyaku kepada Sang Akh, namun dia hanya diam.

“YAA.!! KAU KENAPA SEO SANG…..” Ucapanku terpotong karena mendapati seorang namja yang sedang mengambil oksigen secara tidak teratur. Sang Akh eodiya ?? pikirku

Kulihati lekuk wajah namja itu, sepertinya aku mengenalnya. Tapi siapa ??

Ku ketuk – ketukkan telunjuk tangan kananku ke arah daguku, menandakan kalau aku sedang berpikir. “kau” ucap namja itu sembari menatapku dengan tatapan yang sulit diartikan dan hanya ku balas dengan tatapan penuh tanda tanya.

CUP

Sebuah bibir berwarna merah muda dan tipis milik namja itu telah berhasil menggapai bibirku. OMO, ini first kiss ku. Hyaaa >.< kenapa first kiss ku harus dengan namja yang tidak ku kenal ??. dengan sekuat tenaga, kudorong badan namja itu hingga terhempas ke dinding. Dia sedikit meringis namun beberapa saat kemudian, senyuman evil terlukis di wajahnya yang tampan itu. Cih, aku benci senyuman seperti itu.

“apa yang kau lakukan ??” bentakku penuh amarah

“OH SEHOON, bukankah nama itu tidak asing di telingamu ??” what the Hell ?? kenapa dia malah menyebut kan nama orang yang tidak ku kenal ?? memang siapa itu si Oh Sehoon ?? artiskah ?? bahkan aku tidak pernah melihatnya di stasiun tv manapun.

“aku tidak pernah tau dengan orang yang bernama seperti itu. Apa itu benar – benar nama orang ?? atau jangan – jangan itu adalah nama kue terbaru ??” tebakku asal dan namja itu langsung menyudutkanku. Mengurungku di antara tangan – tangan kekarnya, dan yang lebih sialnya, sekarang punggungku telah resmi menyentuh dinding. “DAMN” umpatku dalam hati.

Di dekatkannya wajah tampan miliknya ke wajahku. Hei, apa ia akan menciumku lagi ?? dengan cepat, ku alihkan pandanganku ke arah samping kanan, agar ia tidak bisa menciumku lagi.

“ini baru awal dari semuanya, nona” ucap namja itu tepat di telingaku. Dan sungguh, itu membuatku merasa geli.

“awal dari apa, eoh ?? kuharap, ini adalah pertemuan pertama dan terakhir kita..” ujarku dan langsung menginjak kakinya dengan keras.

Setelah merasa ada ruang untuk pergi, akupun berlari meninggalkan namja itu yang masih sibuk dengan kakinya yang baru saja ku injak. “jangan harap kita bisa bertemu lagi.!!!” Teriakku.

-Celebrity Love-

 “HYO AKH.!!!” Aku dikejutkan oleh suara cempreng nan khas milik Sang Akh. Dasar anak ini, kemana saja dia ?? kutatap ia dengan tatapan yang menyiratkan kalau aku sedang marah dengannya.

“kau ?? darimana saja kau, eoh ??” ketusku dan ia hanya tersenyum.

“bukankah yang pergi itu kau ?? dan kau juga yang menyeret sehun, kan ??” balasnya santai sembari memakan cupcake yang kubuat tadi. Tunggu, apa Sang Akh mengatakan sehun ?? sehun, OH SEHOON. Bukankah kedua nama itu hampir sama ??

“sehun itu siapa ??” pertanyaan itu keluar dengan mulusnya dari mulutku.

“sehun, Oh Sehoon. Apa kau benar – benar tidak mengenalnya ?? dia itu tampan, kaya, terkenal dan juga cerdas. Apa kau yakin tidak mengenalnya ??” Sang Akh menanyakan pertanyaan itu seolah – olah, aku adalah yeoja yang benar – benar tertinggal oleh dunia peremajaan (?)

“satu tambahan lagi. Dia juga namja yang kurang ajar” lanjutku dengan volume yang agak besar dan itu, membuat semua siswi yang berjalan melewatiku. Menatapku dengan sinis. Apa salahku ??

Seketika itu juga, Sang Akh langsung mencubitku di bagian pinggang. Dan jujur, cubitan Sang Akh itu sangat perih sehingga membuatku sedikit meringis kesakitan. “wae ??” tanyaku tak terima atas perlakuan Sang Akh.

“lebih baik kita teruskan saja pembicaraan ini di rumah. Aku tidak ingin kau di bully oleh fans – fans sehun” bisik Sang Akh dan sebuah anggukan adalah jawaban yang pas untuk ku lakukan.

“Cha~~ ayo kita ke kelas” lanjut Sang Akh dan langsung merangkul ku.

“Sang Akh” panggilku dan ia langsung menatapku. “bagaimana bisa kau pergi dari baekhyun ??” tanyaku dan ia hanya mengedipkan sebelah matanya.

“itu rahasia dan kau tidak boleh tau” aku memanyunkan bibirku tatkala mendengar jawabannya

-Celebrity Love-

 “YA.!! KEMBALIKAN PENAKU.!!!”

“JANGAN MENGGANGGUKU”

“apa kalian tahu berita terbaru tentang baekhyun ??”

“kau tau ?? OH SEHOON semakin hari semakin tampan saja”

“apa yang kalian perbincangkan ??”

“lebih terkenal siapa ?? baekhyun atau Sehun ??”

Ya, ya. Itulah beberapa keributan yang terjadi di kelasku. Kalian tau ? hari ini guru bahasa jepang kami sedang mengambil cuti dan itu menyebabkan kelas kami harus kosong dari guru. Semua siswa mulai mengeluarkan suaranya masing – masing dan menyebabkan kelas ini menjadi sangat ribut.

Sementara aku, sedari tadi mataku tidak lepas – lepasnya dari gedung bertingkat empat yang berada di samping kelasku. Oh, kalian mau tau rahasia besar sekolahku itu ??

Benarkah ??

Apa kalian masih ingin mendengarnya ??

Hmm, rahasia itu adalah. Ruangan belajar yang ada di sekolahku ini di bagi menjadi dua gedung. Gedung yang pertama dan bentuknya yang biasa – biasa saja adalah merupakan gedung tempatku menuntun ilmu sekarang ini dan gedung yeng satu lagi merupakan…..

Ehemm ehemm, merupakan gedung sekolah yang memang dibuat sebagus dan semegah mungkin, agar semua siswanya bisa nyaman berada disana. Kalian tau siapa saja, siswa yang ada di gedung itu ??

Mereka semua adalah selebritis. Tolong dicatat, bukan 1 atau 2 selebritis yang ada disana. Melainkan hampir seluruh selebritis yang berumur antara 15 – 18 tahun bersekolah di gedung itu. Sungguh amazing bukan ?? bahkan baekhyun yang digilai oleh Sang Akh juga berada di gedung itu. Maka dari itu, kebanyakan siswa di sini lebih memilih untuk sekolah disini karena mereka dapat bertemu dengan idola mereka.

Berbeda denganku yang memilih sekolah ini karena, sekolah ini hanyalah satu – satunya sekolah yang berada di dekat rumahku.

Kurasa penjelasan tentang sekolahku sudah tuntas, bukan ?? hmm, sepertinya aku harus berhenti menceritakan tentang sekolahku ini. Karena, guru matematika ku baru saja masuk ke dalam kelas.

-Celebrity Love-

 “HYO AKH.!!” Lagi – lagi suara itu. Aku tau siapa pemiliknya. Dengan sigap, aku langsung menatap yeoja yang baru saja memanggilku.

“hari ini kau pulang sendiri dulu, ne ??” balasnya dengan senyum sumringah dan langsung pergi meninggalkanku. Pasti dia akan menguntit baekhyun lagi. Dasar anak itu. Apa dia tidak punya pekerjaan lain, selain mengikuti segala sesuatu yang berbau baekhyun ??

“so, pulang sendiri ?? no problem” gumamku sembari mengeratkan sandangan tas punggungku dan langsung berjalan menuju gerbang sekolahku.

-Celebrity Love-

 “permisi, apa pewarna kuenya tidak ada yang berwarna coklat tua ??” tanyaku kepada salah seorang pegawai di supermarket ini dan ia menjawab dengan gelengan. Baiklah, tart rasa strawberry apa salahnya ?? dan aku langsung pergi menuju kasir supermarket ini untuk membayar semua barang belanjaanku.

Proses pembayaranpun telah selesai dan aku langsung pergi meninggalkan supermarket itu.

“Hmm, kurasa Sang Akh akan cinta dengan percobaanku kali ini” gumamku sembari melihat bahan – bahan membuat kue yang ada di dalam kantong plastik belanjaanku.

Karena terlalu asik melihati isi yang ada di plastik belanjaanku, akupun tak terlalu memperhatikan arah jalanku. Dan karena itu, sebuah tabrakan pun terjadi.

“aigoo, barang – barangku” ucapku penuh dengan nada khawatir karena melihat semua bahan yang baru ku beli tadi, jatuh berserakan seperti barang tak berguna di jalanan.

Pada saat aku hendak memunguti semua bahan – bahan itu, tiba – tiba sebuah tangan kekar yang datangnya entah dari mana langsung melingkar di tubuhku, menarikku ke dalam dada si pemilik tangan itu.

Ingin sekali rasanya memberontak agar bisa keluar dari pelukannya. Namun sayang, indera pendengarku telah mendengar bunyi – bunyian yang kuyakini ,kalau semua itu berasal dari kamera.

“kumohon. tolong aku dari kejaran para paparazzi ini” lirih si pemeluk (?) tepat di telingaku.

Tunggu, sepertinya aku mengenal suara ini. Tapi siapa ??

“dia siapamu ??”

“apa yang kalian lakukan disini ??”

“apa ini yeojamu ??”

Itulah pertanyaan – pertanyaan yang dapat di tangkap oleh indera pendengarku. Sepertinya, orang yang memelukku ini adalah seorang selebritis. Aku Cuma berharap, walaupun dia selebritis. Semoga saja dia tidak terlalu tua (?) >.<

“kumohon, jangan mengganggu acara kencan kami. Yeojaku sangat tidak ingin wajahnya dilihat oleh publik” ujar orang yang sedang memelukku dengan ramah dan di detik kemudian, ia langsung menarik pergelangan tanganku agar menjauh dari paparazzi – paparazzi itu.

YA.!! Apa yang dia katakan ?? yeojanya ?? sebenarnya siapa dia ??

 

-To Be Continued-

So, what do you think about this ff ??

Isilah kolom komentar setelah membacanya, supaya semangat saya untuk melanjutkan ff ini tidak pudar. Ok ??

Mianhae kalau banyak typo ^_^

See you~~

2 thoughts on “CELEBRITY LOVE (Chapter 1)

Leave a comment ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s