Noona Neomu Yeppeo Chapter 1 (First meeting)

cats

 

Title: Noona Neomu Yeppeo chapter 1 ( FIRST MEETING )

Cast: Oh Sehoon aka Sehun EXO

           Im Yoon A aka Yoona SNSD

           Xi Luhan aka Luhan EXO

Genre:Romance,Sad,Family,Friendship

Raating: Teen

Length: Sequel,Multichapter

 

“Pertama kali bertemu…. Aku melihatmu bagaikan mentari yang menyinariku dengan cahaya hangatnya”

Oh Sehun

^^^^^^^^^^^

Yoona melangkahkan kakinya malas menuju rumahnya. Mungkin, sebagian orang merasa senang pulang ke rumah karena bisa beristirahat dan makan juga tidur. Tapi baginya lain, harus mengantar bakso ikan untuk dijual bersama kerupuk nasi di pasar. Sungguh, Yoona sudah sangat muak dengan kehidupannya yang tidak berubah-ubah membuat ia mau mati saja.

“Hiks…. Hiks eonmma” sayup-sayup suara tangis menyita pendengaran Yoona. Suara tangisan seperti seorang anak kecil laki-laki berasal dari balik pohon.

“Apa jangan-jangan itu hantu?” Yoona bergidik ngeri

“Mana mungkin, di siang panas-panas begini” Yoona menggeleng-gelengkan kepalanya.

Yoona berjalan kea rah suara tangisan tersebut. “Siapa?” Yoona kaget melihat seorang anak kecil laki-laki berpakaiaan SMP sedang menangis.

Anak laki-laki itu tetap menangis tanpa mempedulikkan pertanyaan Yoona.

“Huh, anak kecil” Yoona duduk di sebelah anak SMP yang ternyata adalah Sehun.

“Siapa namamu?” Tanya Yoona pada Sehun.

“Oh Sehun noona” ucap Sehun dengan ketus walaupun masih menangis.

“Hah kau ini aku Tanya dengan baik juga. Kau ini mau ku beri pelajaran?” Yoona mulai jengkel dengan sikap acuh Sehun.

“Tidak usah. Aku sudah pintar” ucap Sehun sambil menghapus air matanya.

“Ooo, astaga. Anak ini” Yoona menatap Sehun lama.

“Kau sangat manis, adik!” Yoona mengacak rambut Sehun.

“Aisshh, noona! Kita bahkan belum saling kenal” marah Sehun

“Oh iya. Namaku Im Yoon A kau panggil saja Yoona Noona. Aku kelas 2 SMA” Yoona tersenyum.

Senyum Yoona membuat wajah Sehun bersemu merah. Apakah karena Yoona terlalu cantik?

“Kenapa kau menangis?” Tanya Yoona.

“Ibuku meninggal noona” Sehun memalingkan pandangannya ke samping. Sepertinya dia akan menangis lagi.

“Heii, laki-laki itu tidak boleh menangis” Yoona menepuk bahu Sehun. “Aku juga kehilangan ayahku saat aku seumuran sepertimu” Yoona merenung.

“Noona….”

“Tapi aku berusaha untuk tidak menangis. Karena aku tahu, Tuhan pasti akan memberikan yang terbaik” Yoona terseyum kepada Sehun yang sedang menatapnya.

“Kalau begitu aku juga!” Sehun bangkit dari duduknya.

“Hei kau kenapa?” Yoona ikut bangkit juga.

“Terima kasih noona!” Sehun berlari meninggalkan Yoona

“Aneh” Yoona menggeleng-gelengkan kepalanya.

^^^^^^^^^^^^^^^^^^

“Eonmma, aku boleh pulang sekarang? Aku banyak PR nih” ucap Yoona kepada ibunya yang sedang menggoreng bakso.

Yoona sekarang berada di pasar malam bersama ibunya, berdagang bakso ikan dan kerupuk nasi.

“Jangan dulu Yoona, temani eonmma dulu hinggah dagangannya habis” ucap ibu Yoona.

“Baiklah” Yoona tidak bisa melawan apa yang ibunya bicarakan. Ia harus menuruti ibunya, sebab satu-satunya orang yang ia bisa harapkan di dunia ini hanya ibunya seorang.

“Noona!” teriak Sehun kepada Yoona.

“Siapa yang berteriak besar sekali” geruru Yoona

“Yoona noona! Ini aku Sehun!” Sehun datang menghampiri Yoona.

“Oooo, Sehun kau buat apa disini?” Tanya Yoona.

“Hehehe, aku mau membeli sesuatu ngomong-ngomong Yoona noona berjualan ini?” Tanya Sehun sambil menggaruk lehernya.

“Ne”

“Kalau begitu aku mau beli 20.000 won” ucap Sehun sambil merogoh uang dari sakunya.

“Hei! Astaga kau mau beli sebanyak itu? Apa appamu tidak memarahimu?” Yoona sangat kaget.

“Tidak noona, aku mau beli bakso ikannya. Kelihatannya enak” Sehun mencoba mengambil satu tusuk bakso.

“Andweo, jangan makan. Nanti appamu marah kau membeli sebanyak ini” Yoona menghalangi Sehun.

“Noona yaa…. Jebbal”

“Baiklah” Yoona membiarkan Sehun.

“Hemmm, ini sangat enak noona. Aku tambah ya” Sehun memakan bakso ikan itu dengan lahap.

“Noona yaaa ini uangnya” Sehun memberikan uang 20.000 won pada Yoona.

“Kau tidak apa apa?” Yoona mengamati wajah Sehun.

“Tidak apa-apa noona. Noona bisa temani aku ke suatu tempat?” Sehun tersenyum

“Ne. eonmma aku pergi dulu” Yoona berteriak kepada eonmmanya

“Langsung pulang ke rumah!” ucap ibu Yoona tanpa menyadari Yoona bersama Sehun.

^^^^^^^^^^^^^^^^^

“Jadi disini?” Yoona langsung duduk sambil mengamati tempat Sehun membawanya. Taman, y ataman tempat ia dan Sehun bertemu untuk pertama kalinya.

“Noona kau tahu, karena kau aku jadi bersemangat kembali” ucap Sehun

“Betulkah? Chukkae”

“Kenapa mengucapkan selamat noona?” Sehun bingung

“Selamat karena kau sudah bersemangat. Apakah salah?”

“Nenene noona” Sehun tersenyum.

“Noona mulai dari sekarang aku menganggapmu sebagai kakakku, boleh?” Tanya Sehun

“Hemmm, dijawab atau tidak ya?” Yoona menunjukkan ekspresi penasaran

“Yaaa!!! Noona yaaaa, jawablah” Sehun mulai kesal.

“Baiklah” ucap Yoona sambil mencubit pipi Sehun.

“Kau sangat imut” Yoona gemas dengan Sehun

“Gomawo, noona”

Mulai dari saat itu Yoona dan Sehun selalu bertemu di taman itu.

Sehun juga sering bermain ke rumah Yoona.

Yoona membantu Sehun mengerjakan PRnya dan Yoona menganggap dan menyayangi Sehun seperti adiknya sendiri.

Namun berbeda dengan Sehun meskipun ia masih kelas 1 SMP namun ia telah merasakan perasaan yag lain terhadap Yoona bukan sebagai noonanya namun lebih dari itu.

Hinggah suatu saat….

“Noona sharanghaeyo” ucap Sehun kepada Yoona sambil malu-malu.

“Hahahaha, ada ada saja kau Sehun” Yoona tertawa sambil mengacak rambut Sehun gemas.

“Tidak noona aku serius”

“Sebagai kakak kan? Aku juga mencintaimu” Yoona tersenyum

“Lebih dari itu noona” Sehun menunjukkan keseriusannya

“Ani. Aku tidak bisa” Yoona menggelengkan kepalanya

“Kenapa noona aku mencintaimu. Aku serius noona. Apakah karena aku anak kecil, jadi noona ragu?”

“Usia kita terpaut jauh Sehun. Aku hanya menganggapmu sebagai adikku”

“Tapi noona”

“Kau masih kecil, belum mengerti apa itu cinta. Suatu saat baru kau mengerti” Yoona berlalu dari hadapan Sehun.

“Akan kubuktikan noona bahwa aku bersungguh-sungguh” batin Sehun dalam hatinya sambil menatap Yoona yang semakin jauh darinya.

^^^^^^^^^^^^^

Huahhh selesai, mohon maaf karena sangat eror -_-

Jangan lupa tinggalkan comment ya ^_^

Terima kasih sudah mau membaca

 

Leave a comment ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s