[FREELANCE] Post Hoc, Propter Hoc (Prolog)

Post_Hoc,_Propter_Hoc_Verse_1

Title : Post Hoc, Propter Hoc (Prolog)

Author : Hyuuga Ace

Twitter : @dioxing_0307

Genre : Drama, Hurt, Comfort, Romance, School Life

Length : Multichapter

Rate : PG-15

Web : cynicalace.wordpress.com

Main Cast :

  • Park Gaemi (OC)
  • Oh Sehun (EXO)
  • Kim Junmyun / Suho  (EXO)
  • Oh Senna  (OC)

Disclaimer :  OC and the plot of story are mine and pure from my idea. Don’t plagiarism. Thank you.

Author’s note : Halo Halo! Meet again with Hyuuga Ace, with new multichapter story. Hehehe, ini adalah FF multichapter kedua author setelah You Can’t Disappear From Me. Semoga FF ini tidak mengecewakan.. Don’t forget to give a comment for this prologue. Supaya author bisa liat seberapa banyak yang tertarik sama FF ini.

Skrg giliran Sehun dan Suho yg ngeksis di FF author.. ~

 

HAPPY READING.

 

Recommended Song : Westlife – Fragile Heart, Westlife – The Rose

***

 

Masa lalu adalah sesuatu yang membentuk dirimu saat ini. Masa lalu terjadi lebih dahulu dibanding hari ini, sehingga hari ini ada karena disebabkan masa lalu. Post Hoc, Propter Hoc. Tapi hanya orang- orang yang memiliki keberanian untuk menatap masa depanlah yang berani untuk melepaskan masa lalu. Dan hidup karena hari ini, dan masa depan.

 

 

Park Gaemi, sosok gadis yang tidak pernah berani mencoba menggapai masa depannya karena masa lalunya. Ia pernah disakiti, dan itu cukup memberikan pengalaman untuk tidak pernah memperjuangkan hatinya.

“Hanya dengan melihatnya setiap hari sudah cukup bagiku, berbicara dengannya adalah suatu keberuntungan. Tapi suatu saat, jika aku tahu bagaimana caranya untuk menggapai cintaku, maukah kau bersedia menerimanya? Suatu saat jika aku berani mengambil resiko untuk terluka. Tapi jika saat itu tak kunjung datang, apa daya yang bisa kulakukan hanya menata ulang hatiku.”

-Park Gaemi-

 

Oh Sehun, dia terlalu banyak kecewa dengan masa lalunya. Masa lalu juga membentuknya untuk selalu menutup hatinya dan membuang kuncinya agar tidak ada seorang pun dapat membukanya. Tapi suatu saat, seseorang berhasil menemukannya dan menghampirinya. Seseorang yang bisa membawakan cinta untuk luka di hatinya.

“Cinta adalah ilmu teologi, kau tidak bisa memakai akal sehatmu saat kau jatuh cinta. Itulah yang terjadi padaku.. Aku tidak ingin bersamanya namun aku terus menggegam tangannya.  Aku tidak ingin tahu apapun tentang dirinya, tapi mataku terus saja mencari keberadaannya. Kenyataan ini benar- benar membuatku frustasi.”

-Oh Sehun-

 

Suho, dia kira dia mengetahui segala sesuatu tentang kehidupan di masa lalunya. Tapi sesungguhnya, dia hanya mengetahui setengahnya saja. Setengah lagi adalah tugasnya untuk mencarinya. Andai saja dia bisa menemukannya, dia pasti bisa melihat dunia dari sudut pandang lain.

“Tidakkah kau tahu betapa aku sangat takut mendengar namamu? Karena namamu membuatku mengingat jati diriku yang sebenarnya. Tapi disisi lain aku juga mencintai nama itu, nama yang membuatku bisa melakukan sesuatu dalam hidup. Melindunginya.”

-Suho-

 

Oh Senna, dia hanya berharap memiliki Time Machine dan mengubah segalanya.

“Mengapa aku harus menjadi Oh Senna? Jika aku punya kesempatan lain, aku lebih memilih menjadi Baek Senna. Karena pergantian marga ini membuatku berhenti berharap memilikimu.”

-Oh Senna-

 

***

“Memangnya siapa ‘wangjanim’ kesayangan kelas ini, huh?”

“Biar kutebak, Oh Sehun?”

 

“… Memangnya kau kira aku datang karena apa?”

“Kukira karena kau merindukanku.”

 

“Sudah  1 tahun kau mencoba melarikan diri dari dirimu yang sebenarnya. Sampai kapanpun kau hanya seorang pesuruh yang mengikuti kemauan orang lain. Dan inilah saatnya kau kembali.”

 

Eomma, mengapa kau membiarkanku hidup seperti ini?”

 

“Kau harus mencari yeoja bernama Lee Gaemi. Usianya 3 tahun di bawahmu. Dia satu- satunya harapanku.”

 

 “Kau yakin marganya bukan Park? Park Gaemi?”

 

“Ada berapa banyak orang bernama Gaemi di dunia ini.. kuharap Gaemi yang kucari bukan dirimu, Park Gaemi.”

 

“Aku memang menyukainya, lalu kenapa?”

“Kau harus mengingat identitasmu, Oh Senna!”

 

“Aku tidak tahu kau memikul beban seberat apa. Dan aku tidak tahu penyebab rasa kesepianmu. Tapi jika kau membutuhkan seseorang untuk mendengarkan, kau bisa mencariku. Aku tidak menjanjikan cara untuk mengatasi masalahmu. Aku hanya bisa, mendengarkanmu.”

 

“Kau punya rumah yang sangat besar, Oh Sehun. Orang tuamu juga lengkap. Mengapa kau pergi dari rumah?”

“Karena aku muak tinggal bersama orang- orang yang munafik.”

“Tapi mereka orang tuamu.”

“Orang tua? Orang tuaku hanya eomma. Dan dia telah pergi.”

 

Gaemi terlalu takut untuk bereaksi, karena namja yang baru saja dibicarakannya muncul di hadapannya saat itu juga. “Jadi kau menyukaiku, Park Gaemi?” Namja itu benar- benar tidak memberikan celah setidaknya untuk bernapas dan itu benar- benar membuat Gaemi takut.

Lalu apa yang harus dijawabnya?

Bertingkah irasional dengan menjawab YA dan hal itu akan membawanya pada penolakan dari Oh Sehun yang akan membuatnya sangat patah hati. Atau bertingkah rasional dengan menjawab TIDAK agar Sehun menyangka ini semua hanya salah paham dan dia selamat dari bencana patah hati namun dia telah bertingkah seperti seorang pengecut, sesuatu yang sangat dibencinya?

 

***

Comment juseyo~~

One thought on “[FREELANCE] Post Hoc, Propter Hoc (Prolog)

Leave a comment ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s